Yayasan Rancage Gelar Kongres Bahasa Daerah Nusantara

Yayasan Rancage Gelar Kongres Bahasa Daerah Nusantara

0 65
pict.rmol

ALHIKMAH.CO,– Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Yayasan Kebudayaan Rancagé serta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud menggelar Kongres Bahasa Daerah Nusantara (KBDN) pertama. Acara berlangsung di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Bandung, Selasa-Kamis (2-4/08/2016).

Peserta KBDN berasal dari berbagai kalangan dan wilayah. Mereka adalah pendidik, peneliti, mahasiswa, wartawan, seniman, dan siapa pun yang peduli pada pelestarian bahasa-bahasa daerah Nusantara.

“Panitia sengaja mengupayakan keragaman para peserta karena KBDN bertujuan mengamlifikasi gerakan cinta bahasa daerah. Kami juga percaya, kelestarian bahasa-bahasa daerah se-Nusantara akan memperkuat jatidiri bangsa Indonesia,” ungkap Rachmat Taufiq Hidayat selaku Ketua Pelaksana KBDN.

Menurut Rachmat sebab itulah KBDN pertama ini mengangkat tema ‘Peranan Bahasa Daerah Nusantara dalam Mengokohkan Jatidiri Bangsa’.

Diakui Rachmat, Pemprov Jabar memiliki peranan penting dalam penyelenggaraan KBDN ini. Selain menyadari benar nilai strategis pelestarian bahasa daerah, KBDN adalah salah satu upaya melaksanakan Peraturan Daerah Jawa Barat Nomor 14 Tahun 2014.

“Penyelanggaraan KBDN ini setidaknya menunjukkan keberpihakan politik anggaran Pemprov Jabar, bukan hanya untuk mengembangkan bahasa Sunda, melainkan juga untuk ngabibita dan memberi teladan kepada daerah lainnya,” ujarnya di Gedung Merdeka Bandung, Selasa (02/08/2016). (Dita/alhikmah)