Wali Kota Banda Aceh Yakini Kultur Agama Bangkitkan Semangat Warga dari Tsunami

Wali Kota Banda Aceh Yakini Kultur Agama Bangkitkan Semangat Warga dari Tsunami

0 23

ALHIKMAH.CO,–  Tragedi Tsunami pada Desember 2004 lalu, menyisakan banyak evaluasi dan pembaharuan program mitigasi bencana. Kendati Aceh telah membangun program tersebut, namun Wali Kota Banda Aceh yakin penguatan kultur agama yang membuat Aceh bisa bangkit sejauh ini.

“Mitigasi bencana tak cukup dilakukan dengan Program Resiko Bencana saja, namun dengan kultur agama yang kuat di Banda Aceh,” kata Wali Kota Banda Aceh Illliza Sa’aduddin Djamal dalam sebuah presentasi di acara Asia Africa Smart City Summit, di Trans Luxury Hotel-Bandung, Kamis (23/04/2015).

“Perlu ada integrasi antara nilai keislaman dengan program mitigasi bencana. Penanaman keislaman dan keimanan yang kokoh, bisa menjadikan masyarakat lebih kuat menghadapi bencana,” lanjut Illiza.

Illiza berpendapat, aspek religius adalah kelebihan yang dimiliki masyarakat Aceh saat menghadapi bencana yang menewaskan lebih dari 200.000 orang itu. Menurutnya, justru dengan keimanan dan keislaman yang kuat, warga Aceh mampu berjuang dan bangkit meniti kehidupan baru.

Itu juga yang membuat Pemkot Banda Aceh, imbuh Illiza, membangun beragam program yang menekankan aspek mitigasi bencana. Salah satu programnya dengan menciptakan perangkat Sistem Pengurangan Bencana. “Tujuannya agar kita mewaspadai dengan segera bencana yang mendekat,” jelasnya kemudian, saat ditemui Alhikmah usai acara.

“Masyarakat perlu disadarkan bahwa hidup itu memang penuh ujian, dan kematian itu hanya awal dari kehidupan baru,” pungkas Illiza. (Aghniya/Alhikmah)