Upaya Bangun Desa Berdaulat, Sinergi Foundation Gelar Seminar dan Workshop

Upaya Bangun Desa Berdaulat, Sinergi Foundation Gelar Seminar dan Workshop

0 32

SF-UPDATES,– Dalam upaya membangun cita-cita desa berdaulat, Sinergi Foundation menggelar acara Seminar dan Workshop “Lumbung Desa”, di Gedung Wahana Bhakti Pos Bandung, 27-29 Agustus 2016.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah praktisi pemberdayaan andal, seperti Erie Sudewo,TO Suprapto, Ina Wiyandhini, Jody Iswanto,dan lain-lain.

Dalam kegiatan ini, Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kemendes, Ahmad Erani Yustika hadir sebagai keynote speaker. Ia mengapresiasi adanya seminar ini, mengingat menurutnya permasalahan desa sendiri harus ditanggapi serius.

Ia berpendapat, sumber daya alam yang ada saat ini sudah dikelola dengan prima, namun keuntungannya masih hanya dinikmati oleh sebagian kecil pihak. Tak ayal, ini membuat jurang ketimpangan ekonomi semakin besar. Petani sebagai pelaku, justru tak sejahtera.

“Dan saya bersedia hadir ke acara ini, karena di sini berkumpul orang-orang yang saya rasa memiliki derajat tinggi, yang mau menyelesaikan masalah itu.” katanya, Sabtu (27/8/2016).

Maksud berderajat tinggi, kata Ahmad Erani, adalah seorang yang sudah selesai dengan urusannya, kemudian dia menghabiskan waktunya untuk menyelesaikan urusan orang lain. Dengan kata lain, dalam konteks acara ini, seseorang itu mau menghibahkan waktunya untuk mengabdikan diri membangun desa.

Dewan pembina Sinergi Foundation (SF), Rachmat Badrudin turut memberikan sambutannya. Salah satu program yang diinisiasi SF, yang bernama serupa dengan kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengembangkan desa berdaulat, yang dibangun oleh para petaninya sendiri secara bermartabat.

“Sebagai Dewan Pembina, insya Allah saya akan bisa menjadikan Lumbung Desa sebagai solusi atas permasalahan pangan, dan menolong pelaku di dalamnya, terutama para petani,” tegas Rachmat.

Ia menyebut salah satu pepatah yang berbunyi ‘Jika para petani dalam satu negara miskin, maka dipastikan seluruh negara itu pun miskin”. Sebab itu, Kemendes sebagai sentral pergerakan dan para pembangun desa, termasuk penggerak Lumbung Desa, harus bersinergi menyejahterakan petani dan Negara. (Aghniya/Alhikmah)