Tunaikan Haji, Pria Asal Bosnia Ini Jalan Kaki Lalui 7 Negara

Tunaikan Haji, Pria Asal Bosnia Ini Jalan Kaki Lalui 7 Negara

Senad Hadzec dalam perjalanannya menuju Mekah

ALHIKMAHCO,– Senad Hadzic, seorang muslim asal Bosnia menunaikan haji ke Mekkah dengan cara yang tak biasa. Ia berjalan kaki, Desember tahun 2011 lalu pergi menelusuri tujuh negara, termasuk Syria yang tengah dilanda perang. Hadzic menempuh 5.700 kilometer selama 314 hari, dengan melalui negeri-negeri seperti: Bosnia, Serbia, Bulgaria, Turki, Syria, dan Yordania, sebelum akhirnya sampai ke Mekkah.

“Saya sampai hari Sabtu saat musim haji di Mekkah. Saya sama sekali tidak lelah, ini perjalanan terbaik sepanjang hidupku,” ungkap Hadzic, yang selama perjalanan memikul ransel seberat 20 kilogram.

Ia menulis semua rekaman perjalanannya dalam laman Facebook-nya. Hadzic sempat mengunggah gambar yang memperlihatkan jalan masuk bagi orang asing yang diperiksa bagian Kementrian Dalam Negeri Syria. Dalam gambar tersebut, ia menyatakan:

“Saya melalui Syria saat April. Saya sudah berjalan sejauh 500 kilometer selama sebelas hari. Saya melalui Aleppo dan Damaskus, serta melewati lusinan pemeriksaan baik dari pasukan pro-pemerintah, maupun dari para pemberontak. Namun saya tak pernah ditahan,” tulisnya.

Ia melanjutkan, “Dalam sebuah pemeriksaan oleh pasukan Al Assad, mereka meminta saya mengosongkan ransel saya. Ketika saya menunjukkan Al Quran, dan menjelaskan saya tengah dalam perjalanan menuju Mekkah dengan berjalan kaki, saya dibiarkan pergi,”

“Saya berjalan dengan nama Allah, demi Islam, demi Bosnia-Hercegovina, demi orangtua dan adik saya,” tambahnya.

Dalam laman Facebook-nya, ia mengungkapkan Allah telah menunjukan jalan yang paling tepat untuk menggapai mimpinya, termasuk ketika ia memutuskan berjalan melalui Syria, daripada Irak. Selama perjalanan, Hadzic menghadapi banyak perubahan suhu, mulai dari minus 35 derajat celcius di Bulgaria, sampai sepanas 44 derajat celcius di Yordania. Di Istanbul, dia harus menunggu selama beberapa minggu sebelum mendapatkan izin melintasi Jembatan Bosphorus dengan jalan kaki, dan perlu menunggu dua bulan di perbatasan Yordania-Arab Saudi untuk memperoleh visa.

Tujuh Negara

Membaca kisah perjalanannya, banyak dari para pengguna Facebook mengapresiasi dan terharu. Ambareen Khan salah satunya, ia menyatakan: “Allah telah memberkahi setiap langkah yang ia ambil selama perjalanan, sejak ia memutuskan untuk melakukan perjalanan ini, Subhanallah.

Sementara itu Nadeem Hanif, mengutip salah satu hadits yang diriwayatkan Imam Muslim. “Mukmin yang akan menerima pahala yang besar adalah mereka yang melakukan perjalanan paling jauh jaraknya demi melakukan ibadah.” katanya. (Aghniya/Alhikmah/Ilmfeed)