Tingkatkan Kepedulian Masyarakat, Korsa ITB Buat Film tentang Kebencanaan

Tingkatkan Kepedulian Masyarakat, Korsa ITB Buat Film tentang Kebencanaan

ALHIKMAHCO,– Masih terekam dalam ingatan masyarakat, bencana banjir yang merendam wilayah Baleendah dan Dayehkolot, Kabupaten Bandung di permulaan tahun 2016. Ratusan orang berduyun-duyun mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, seluruh harta benda basah kuyup di luapan sungai Citarum itu.

Masyarakat setempat menyebut bencana itu terbesar dari yang pernah dialami. Terjadi selama berbulan-bulan pula. Kendati banyak bantuan yang datang, namun korban banjir masih mengalami kekurangan pasokan makanan dan obat-obatan.

Peristiwa ini pula yang menginisiasi Korps Relawan Salman (Korsa) ITB untuk membuat sebuah film tentang kebencanaan. Lulu Az Zahra, project manager film tersebut, menyatakan ini adalah bentuk syi’ar dakwah Korsa, agar masyarakat mulai peduli pada sesama saudara yang kurang beruntung.

“Tujuan utamanya memang untuk syi’ar, namun secara non-formal. Syi’ar kan tidak melulu ceramah, dan lain sebagainya,” terangnya, ditemui di Salman ITB, Ahad (5/6/2016).

Pun, dalam film yang masih dalam penggarapan tersebut, Lulu ingin memperluas pandangan masyarakat terkait kerelawanan. Menurutnya, relawan tidak hanya mengenai orang-orang yang berjibaku terjun ke lapangan, mengevakuasi dan berenang di daerah yang terendam, tapi lebih luas lagi.

“Orang-orang yang rela dan bersedia menyisihkan sebagian hartanya untuk mereka yang membutuhkan pun bisa disebut relawan,” kata Lulu.

Lulu menjelaskan, film berdurasi sekira 30 menit ini akan menyoroti tentang kondisi korban bencana, juga sikap kerelawanan yang diambil. Ada sekira 25 orang yang terlibat dalam film yang penggarapannya telah dimulai sejak akhir bulan lalu ini.

“Akan rilis Agustus, dan insya Allah akan diikutsertakan lomba film yang diadakan Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB). Doakan syi’ar ini berhasil,” tutupnya. (Aghniya/Alhikmah)