Tetap Menulis Buku di Balik Jeruji, Ranu : Jiwa Saya Tidak Bisa...

Tetap Menulis Buku di Balik Jeruji, Ranu : Jiwa Saya Tidak Bisa Dipenjara

0 113
Ranu Muda di balik jeruji. Foto: Pizaro/JITU/INA

ALHIKMAH.CO–Sidang perdana kasus penangkapan Anggota Jurnalis Islam Bersatu (JITU) yang juga wartawan Panjimas.com, Ranu Muda dan 11 tokoh Laskar Umat Islam hari ini, Selasa (21/3) digelar di Pengadilan Negeri Semarang, Kota Semarang.

Kepada Islamic News Agency (INA), Ranu menegaskan bahwa kondisinya baik-baik saja selama dipenjara. Bahkan, ia tengah menulis buku untuk melawan kezaliman dan menjelaskan sebenar-benarnya kasus yang sedang menimpanya.

“Alhamdulillah di dalam saya masih bisa menulis buku. Walau raga dipenjara, tapi jiwa saya tidak bisa dipenjara. Buku tersebut ditulis untuk kejujuran,” katanya kepada kantor berita yang dirintis JITU ini.

Ia menganggap penangkapan terhadap jurnalis pasca peliputan merupakan ekspresi pembungkaman terhadap kebebasan pers. Ia juga berpesan agar para wartawan terus mengangkat maraknya peredaran narkoba dan miras yang menyerang para remaja.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono meminta Social Kitchen, di Solo agar ditutup. Pihaknya sudah meminta Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo untuk menutup restoran yang sempat dirusak pelaku sweeping tersebut.

Kapolda menegaskan, Social Kitchen telah menyalahi jam operasional dan menjual miras.

(rep: pizaro/ed.rl/JITU/INA)