Tanggapi Istilah Islam Nusantara, Adian Husaini: Nusantara Mana yang Mewakili?

Tanggapi Istilah Islam Nusantara, Adian Husaini: Nusantara Mana yang Mewakili?

0 469
pict_ar rahmah

ALHIKMAHCO,– Pasca menyeruaknya konsep Islam Nusantara, banyak pihak dari kalangan ulama dan cendekiawan muslim Indonesia menilai konsep tersebut tidak tepat. Terlepas dari definisinya yang belum jelas, peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS), Dr. Adian Husaini menyatakan Islam tidak bisa semerta-merta disandingkan dengan kata Nusantara.

“Sebab nanti akan muncul Islam yang bukan Nusantara. Padahal, Nusantara sendiri banyak. Mulai dari yang pakai cadar, sampai koteka. Nusantara yang mana yang mewakili?” terang Dr. Adian Husaini, di Masjid Salman ITB, Kamis (18/06/2015).

Islam, jelasnya, adalah agama yang tidak pernah berubah. Ia menyitir QS Al Maidah: 3, yang menyatakan Islam adalah agama yang sempurna. Karena telah sempurna, katanya, maka Islam adalah agama yang lintas zaman dan budaya.

“Dulu, waktu penyebaran Islam, tidak ada yang menyebarkan Islam Arab atau Islam Jawa. Yang ada hanya Islam. Toh ajarannya di mana-mana sama,” katanya. (Aghniya/Alhikmah)