Sri Adi Bramasetia: Zakat Tidak Menjadikan Masyarakat Manja

Sri Adi Bramasetia: Zakat Tidak Menjadikan Masyarakat Manja

0 37

ALHIKMAHCO,– Zakat, sebagai salah satu rukun Islam, memiliki peranan penting dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi umat. Zakat seharusnya menjadi langkah solutif meningkatkan kesejahteraan, tanpa menyebabkan umat ketergantungan.

Demikian sepenggal pendapat Mantan Ketua Forum Zakat (FoZ), Sri Adi Bramasetia dalam Musyawarah Nasional FoZ (Munas FoZ) ke-7. Hakikatnya, ia menjelaskan, zakat memiliki watak untuk memberdayakan masyarakat. Watak ini bertujuan agar tidak memanjakan orang-orang miskin yang malas.

“Zakat perlu diproduktifkan dan memberdayakan masyarakat, agar mengubah kultur konsumtif masyarakat,” jelas pria yang akrab dipanggil Bram ini, di Hotel Savoy Homann Bandung, Rabu (06/05/2015).

Sebab itu, Bram berpendapat, lembaga-lembaga zakat perlu mengakses secara tepat tiga tataran penyaluran zakat. Pertama, tataran santunan temporer (ith’am) yang bersifat konsumtif bagi para mustahiq. Kedua, bantuan produktif yang memandirikan  masyarakatnya (ikfa). Terakhir, tataran bantuan modal produktif yang meningkatkan taraf hidup mustahiq (ighna).

Lebih jauh, Bram menuturkan, zakat yang memberdayakan bisa memutar siklus mustahiq menjadi muzakki. Hal tersebut, katanya, dikarenakan fungsi dari zakat sendiri adalah membersihkan innerfactor (tathhir), seperti sifat pelit, lemah, dan terbelakang.

Tathhir ini yang bisa kita sebut revolusi mental: dari yang manja menjadi mandiri, bahkan produktif,” katanya. (Aghniya/Alhikmah)