Soka Luncurkan Kaos Kaki Halal Pertama di Indonesia

Soka Luncurkan Kaos Kaki Halal Pertama di Indonesia

0 172

ALHIKMAH.CO– Kabar gembira bagi umat Islam Indonesia. Selain makanan, rupanya telah hadir kaos kaki berlabel halal pertama di negeri ini. Kenapa ada kaos kaki berlabel halal, bukankah selama ini label halal itu sering disematkan untuk  produk  makanan, minuman atau kosmetik. Kalau ada produk tekstil yang halal, maka sudah barang tentu ada produk yang  haram. Bagaimana menilai bahwa produk yang kita pakai itu halal atau haram?

Rupanya, PT Soka Cipta Niaga, perusahaan yang memproduksi kaos kaki meluncurkan kaos kaki halal pertama di Indonesia setelah sebelumnya pada awal Desember, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan Sertifikat Halal dengan kategori kaos kaki sangat baik (excellent)

Menurut Direktur Utama PT Soka Aman Suparman, kaos kaki adalah produk yang melekat pada kulit, sehingga produk itu harus dijamin kehalalannya. Halal tidaknya sebuah produk itu dapat dilihat dari proses produksinya mulai dari hulu hingga ke hilir, harus terbebas dari sesuatu yang membuat produk itu menjadi haram.

“Dalam proses  produksi kaos kaki ini kami memiliki dimensi halal,” kata Suparman di Bandung pada Rabu (30/12/2015).

Menambahkan, komisaris PT Soka Adang Sudarajat mengatakan dimensi halal itu dapat dilihat dari proses pembuatan benang sampai menjadi bahan baku kaos kaki yang harus terbebas dari faktor-faktor yang disinyalir membuat haram.

Menurut Adang, sarana produksi dan bahan baku harus terbebas dari hewan yang berkeliaran yang menyebabkan najis. Seperti  anjing, babi, dan sebagainya. Mesin produksi  pada bagian tertentu seperti sikat atau brushing harus dipastikan terbuat dari bahan baku yang halal.

“Sebab ada spare part brushing yang bahan bakunya terbuat dari bulu akar babi. Produk yang halal menggunakan bulu ekor kuda. Dalam proses brushing ini, kami gunakan dari bulu ekor kuda,” kata Adang.

Proses Pembuatan Kaos Kaki Soka

Adang menuturkan, pada proses pembuatan benang, mulai dari fibre making sampai menjadi benang siap rajut, harus terbebas dari bahan kimia yang berasal dari lemak hewani babi. Bahan kimia itu adalah fatty acid nabati atau hewani.

Adang menerangkan Fatty Acid hewani itu ada dari sapi, kambing, atau babi. Umumnya fatty acid yang berasal dari babi sering digunakan oleh industri-industri, karena harganya lebih murah. “Nah, dalam proses ini, kaos kaki kami bebas dari zat yang menggunakan bahan kimia fatty acid yang berasal dari lemak babi,” simpul Adang. (mr/alhikmahco/rilis)