Sidang Perdana, Ahok Tetap Tepis Dirinya Bersalah

Sidang Perdana, Ahok Tetap Tepis Dirinya Bersalah

0 32

ALHIKMAHCO,– Dalam Persidangan perdana kasus Dugaan Penistaan Agama, terdakwa Basuki Tjahja Purnama (Ahok) masih menepis tuduhan dirinya melecehkan Surat Al Maidah : 51.  Ahok menegaskan ucapannya yang menyinggung ayat tersebut, tidak bertujuan untuk menistakan atau menghina agama Islam.

“Jelas, yang saya utarakan di Kepulauan Seribu, bukan dimaksudkan untuk menafsirkan surat Al Maidah,” ujar Ahok saat membacakan nota keberatan atau eksepsi di Gedung Bekas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (13/12) hari ini.

Ahok berkata, perkataan tersebut ditujukan untuk para politisi yang menurutnya sering memanfaatkan ayat untuk tujuan politik. Ia mengatakan saat berpartisipasi di Pilkada Bangka Belitung 2007 sempat beredar selebaran yang mengutip ayat itu supaya ia tidak dipilih sebagai Gubernur. karena Ahok adalah calon kepala daerah yang beragama Kristen Protestan.

Saat itu, kata Ahok, ada beberapa lawan politiknya yang tidak bisa bersaing secara sehat dan menggunakan isu terkait Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan (SARA) dengan menyebarkan ayat 51 surah Al Maidah, agar warga Babel yang mayoritas beragama Islam tidak memilihnya.

“Ucapan itu untuk para politisi yang memanfaatkan Surat Al Maidah secara tidak benar,” ujar Ahok.

dilansir dari ROL, Sidang Ahok dimulai tepat pukul 09.00 WIB, Jaksa Penuntut Umum Ali Mukartono mendakwa Ahok dengan Pasal 156 KUHP tentang penodaan agama. Ia menilai Ahok dengan sengaja menggunakan Surah Al Maidah ayat 51 saat menyampaikan pidato di Kepulauan Seribu. (pn/Alhikmah/ROL)