Selamat Datang Gaya Hidup Halal

Selamat Datang Gaya Hidup Halal

0 88

ALHIKMAH.CO–Kesadaran masyarakat terhadap suatu yang halal kini terus meningkat. Pemahamannya tidak lagi hanya soal makanan dan minuman untuk dikonsumsi, tapi menyangkut wisata halal, fashion halal, kosmetika halal, dan lainnya. Tak dimungkiri, halal dalam kehidupan masyarakat menjadi trend dan kebutuhan.

Indonesia dengan jumlah penduduk  mencapai sekitar 250 juta yang mayoritas adalah muslim menjadi potensi sangat besar dalam penerapan aspek halal. Perkembangan halal di dunia ternyata sudah lebih cepat dan potensinya luar biasa. Hal itu tidak lepas dari penduduk muslim di dunia yang saat ini berjumlah 1,8 miliar jiwa.

Potensi halal market di dunia dari tahun ke tahun semakin meningkat mencapai angka 1.087 miliar dolar dan diprediksi semakin naik pada tahun 2030 mencapai 1,8 miliar dolar. Sedangkan GDP negara-negara Islam (OKI) 7.740 triliun dolar.

Menurut catatan International Trade Center 2015, pasar muslim untuk  makanan pada 2014 sebesar 1,128 miliar dolar. Keuangan 1,814 miliar dolar, travel 142 miliar dolar, kosmetika 142 miliar dolar, fashion 230 miliar dolar, media rekreasi 179 miliar dolar, farmasi 75 dolar. Belum lagi di sektor pendidikan, obat-obatan, dan seni budaya.

Indonesia masih tertinggal jauh dengan negara tetangga Malaysia yang sudah puluhan tahun lalu menerapkan jaminan halal. Namun, lambat-laun perkembangan halal di Indonesia terus meningkat. Bahkan di sektor wisata halal, Indonesia berhasil merebut tiga gelar dalam World’s Best Halal di Abu Dabhi, Uni Emirat Arab, Oktober 2015 lalu.

Pemimpin Umum The Indonesia Halal Life Style & Business Sapta Nirwandar mengatakan, halal adalah brand dan identik dengan kebaikan sehingga sejumlah negara tetangga dan negara-negara di Asia seperti Jepang, Korea bahkan Australia tidak ragu mengembangkan halal tourism sebagai brand. Mereka bahkan memiliki buku panduan wisata untuk muslim karena merupakan tambahan pelayanan.

Thailand yang hanya memiliki 5 persen penduduk beragama muslim berani menyatakan sebagai tujuan wisata & life style. “Negara itu bahkan sudah mampu memasok makanan halal pula ke negara-neagara yang tergabung dalam OKI. Korea juga mendeklarasikan punya 150-an restoran halal sehingga menambah pelayanan pada wisatawan muslim yang datang ke negara itu,” kata Sapta yang juga Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah ini.

seiring perkembangan itu, untuk menjadi bacaan bagi kalangan yang berminat dan antusias terhadap perkembangan halal maka kami terbitkan majalah The Indonesia Halal Life Style & Business. Selain itu, media ini juga dilengkapi secara digital untuk mengikuti perkembangannya setiap hari secara real time.

(Rizki Utama/Alhikmah)