Sejarawan: Pemikiran Pisahkan Agama dan Politik Langgar Konstitusi RI

Sejarawan: Pemikiran Pisahkan Agama dan Politik Langgar Konstitusi RI

0 58

ALHIKMAHCO,– Atas pernyataan Presiden Jokowi yang mengajak masyarakat memisahkan agama dan politik, sejarawan muslim Dr. Tiar Anwar Bachtiar turut angkat bicara. Ia mengungkapkan,secara prinsip,  upaya pemisahan agama dari negara bisa dianggap melanggar konstitusi.

Hal ini diungkapkan mengingat dasar negara Indonesia adalah Pancasila, yang sila pertamanya berbunyi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’.

“Sila ini disepakati semua intelektual Indonesia sebagai pengakuan terhadap agama oleh negara. Jadi, memisahkan agama dari negara adalah pelanggaran terhadap konstitusi,” kata doktor sejarah Universitas Indonesia ini pada Alhikmah, Kamis (30/3/2017).

Beberapa waktu lalu, dalam lawatannya ke Sumatera Utara, Presiden Jokowi meminta semua pihak agar memisahkan persoalan politik dan agama. Ia beranggapan pemisahan tersebut dilakukan untuk menghindari gesekan antar umat. (agh)