Sebut Gusdur Wali Allah, Jalaluddin Rakhmat Klaim Dirinya pun Wali

Sebut Gusdur Wali Allah, Jalaluddin Rakhmat Klaim Dirinya pun Wali

0 571
Jalaluddin Rakhmat pada acara Seminiar Pemikiran Gusdur dan Imam Khomaeni di UIN Bandung

ALHIKMAHCO,– Tokoh Syiah Indonesia, Jalaluddin Rakhmat menyatakan bahwa Gus Dur adalah Wali Allah dalam Seminar Nasional “Pemikiran Politik Imam Khomeini dan KH Abdurrahman Wahid”, di UIN Bandung, Kamis (19/3/15).

Jalal pun mengkalim dirinya sama-sama Wali seperti Gusdur, namun sedikit berbeda.Perbedaannya, menurutnya, karomah yang diberikan pada Gus Dur adalah karena keberanian memperjuangkan Islam, dengan faham tasawuf yang Jalal sebut sebagai tasawuf revolusionernya.

“Bahkan, Islam yang didefinisikan beliau (Gus Dur) sama dengan yang didefinisikan Imam Khomeini, yaitu menuntut keadilan dan menentang kezhaliman,” terang anggota DPR RI ini.

Konsep Gus Dur yang menyatukan konsep tasawuf dengan politik, lanjut Jalal, amat mengguncang Indonesia. Kondisi ini, curhat Jalal, serupa dengan keadaan dirinya sekarang yang sering dimaki di media sosial karena pemahaman Syiah-nya.

“Ini yang membuat saya sama dengan Gus Dur, sama-sama wali. Wali yang revolusioner, karena menuntut keadilan,” lanjutnya.

Menanggapi ucapan Jalal yang mengklaim dirinya wali, Doktor jebolan UIN Bandung  penulis buku “Mencari Titik Temu Syiah dan Sunni”, Dr. Saiful Islam Mubarak, menyatakan ucapan Jalal bahwa ia adalah wali hanyalah ungkapan kesombongan Jalal.

Ia menyarankan umat Islam tak perlu tersulut emosi, karena sasaran Jalal adalah ketika ucapannya menjadi bahan perdebatan.

“Lagipula, Rasulullah sudah menyatakan dalam haditsnya, ulama buruk itu ialah ia yang berdebat dengan orang yang tak punya ilmu. Ya seperti dia (Jalal) ini,” tegasnya. (Aghniya/Alhikmah)