Saling Memahami, Kunci Sesama Hargai Perbedaan

Saling Memahami, Kunci Sesama Hargai Perbedaan

0 84

ALHIKMAHCO,– Kajian terakhir yang digelar Majelis Taklim Ummahatul Firdaus menghadirkan Ahmad Humaedi. Dengan pembahasan kiat menguatkan barisan Islam dan asas-asas ukhuwah.

“Proses ukhuwah Islam akan dihasilkan dari tindakan I’tisham, Taaruf, Tafahum, Taawun, dan Takaful. Barulah, dengan demikian bisa menghasilkan satu kesatuan barisan yang padu,” ungkap Ustadz Ahmad Humaedi mengawali topik tausiyahnya, pada Jumat (26/06/2015).

Direktur Pusat Studi Dakwah Islam ini menjelaskan dengan membangun silaturahim, di antara mereka akan saling mengenal, dari sana akan memunculkan sikap saling memahami. Bila sudah memahami, imbuhnya, sesama muslim akan menghargai perbedaan-perbedaan yang bersifat furuiyah.

“Karena masih saja di kita ini meributkan hal-hal yang demikian. Memanas-manasi hanya karena perbedaan organisasi pergerakan. Tapi dengan saling menghargai perbedaan dari masing-masing mazhab itu, akan memunculkan sikap toleransi, selama perbedaan itu disertai hujjahnya,” paparnya kemudian.

“Jadi misalkan, pada saat ruku’, ada yang ditambah dengan bacaan SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH, ada yang tidak. Ya sudah, biarkan. Jangan sengaja dipanas-panasi dengan misalkan mengatakan SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI ‘tanpa’ wa bihamdi tepat di hadapannya,” lanjutnya, yang membuat ribuan jamaah yang memadati Aula Hotel Horison tertawa tergelak.

Ustadz Ahum, sapaan akrabnya, mengatakan sesama muslim tidak boleh egois juga, tidak boleh hidup sendiri-sendiri, saling tolong menolong. Dengan demikian, akan dihasilkan barisan umat Islam yang padu, tidak berpecah belah.

Alumnus Magister Ilmu Komunikasi Unisba ini menegaskan penjelasannya dengan beberapa kutipan ayat dan Hadits. Di antaranya Surat Al Imran: 103-104. “Jadi, Persaudaraan sesama muslim adalah nikmat yang telah Allah berikan. Sebab barangsiapa yang membantu sesama muslim karena Allah, maka Ia juga akan membantumu,” pungkas Ustadz Ahum menyimpulkan. (pnurullah/alhikmah)