Regulasi Zakat Masih Menyisakan Persoalan

Regulasi Zakat Masih Menyisakan Persoalan

0 44

ALHIKMAH.CO,– Selain pada membangun sinergitas antara lembaga pengelola zakat, Musyawarah Nasional Forum Zakat (Munas FoZ) ke-7 di Hotel Savoy Homann-Bandung ini juga menyoalkan regulasi pemerintah soal zakat.

Menurut Ketua Pelaksana Munas FoZ, Nur Efendi berpendapat, problematika yang dihadapi lembaga pengelola zakat bisa dikatakan kompleks. Sebab, masih berbenturan dengan UUD Zakat. Di mana, dengan adanya regulasi itu membuat lembaga-lembaga pengelola zakat menjadi berkategori ilegal.

“Catatan Munas sebelumnya ada pada aspek pembahasan sistem. Di negara kita sistem perundang-undangan yang mengatur zakat tidak memberikan kebebasan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas baik pengumpulan dan pendayagunaan zakat,” ungkap Efendi Selasa (05/04/2015).

Dengan adanya regulasi zakat, CEO Rumah Zakat ini berpendapat, lembaga pengelola zakat menjadi kehilangan orientasi. “Harapannya di forum ini kita bisa membahas itu, kita jangan terlalu sbuk memikirkan orang miskin tapi kita lupa memikirkan sistem, karena sistem itu sebenarnya yang menjadi penyebab kemiskinan. Kita coba bahas tentang sistem,” lanjutnya.

Konteks permasalahan ini juga yang menjadi catatan Munas FoZ sebelumnya. Dikatakan pengurus FoZ Nasional, Sabeth Abilawa, yaitu mengajukan gugatan Judicial Review terhadap UUD Zakat. Kendati menurutnya, lembaga pengelola zakat ini memang harus menjalankan regulasi yang sudah ditetapkan ini, sekurangnya untuk bisa dievaluasi sekira 5-10 tahun ke depan.

“Belum ada kejelasan, terutama Lembaga Amil Zakat dari masyarakat, ke depannya bagaimana, tentang perizinan, batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan,” ungkap sabeth. (pnurullah/alhikmah)