Rasulullah Tak Rela Para Sahabatnya Dicaci

Rasulullah Tak Rela Para Sahabatnya Dicaci

3 94

ALHIKMAH.CO–Sifat dan kedudukan sahabat yang mulia seperti digambarkan di dalam firman Allah Ta’ala dan sabda Rasulullah n di atas, membuat kita paham dan menyadari bahwa tidak layak bagi kita yang mengaku muslim, justru bersikap menentang Allah Ta’ala dan Rasul-Nya yakni tidak mendo’akan para sahabat; membiarkan hati berpenyakit/ dengki; tidak mengikuti manhaj para sahabat di dalam beragama; bahkan membenci dan mencaci sahabat (kita berlindung kepada Allah Ta’ala atas perilaku setan tersebut).

Hal itu semua (bersikap negatif terhadap sahabat) adalah terlarang. Sebagaimana ditegaskan oleh Rasulullah , artinya: “Janganlah kalian mencaci maki sahabatku. Demi Allah yang jiwaku berada di Tangan-Nya, kalau sekiranya seseorang dari kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, (hal itu) tidak akan menyamai infak satu atau setengah mud dari salah seorang dari mereka. “(Mutaffaq ‘alaih).

Larangan mencaci sahabat telah jelas, kita layak mematuhinya, kecuali bagi mereka yang memiliki penyakit hati yang sulit diobati, dan membuat pelakunya melesat lepas dari Islam, seperti golongan Rafidhah/Syi’ah.

Rujukan: Bara’atus Shahabah min an-Nifaq, Mundzir Al-Asad, Aqidah Al-Aimmah Al-Arba’ah, Abdul Muhsin At-Turky, NII dalam timbangan Aqidah, Suroso Abdussalam, Talbis Iblis, Ibnul Jauzi, Kitabut Tauhid, Syaikh Al-Fauzan, Tafsir Ibnu Katsir. (Suroso Abdussalam)


Like & Share berita ini untuk berbagi inspirasi

 

BERITA TERKAIT

0 4

0 92

0 132