Rasulullah Melarang Menghina Sahabat

Rasulullah Melarang Menghina Sahabat

0 40

ALHIKMAH.CO–Sifat dan kedudukan sahabat yang mulia seperti digambarkan di dalam firman Allah Ta’ala dan sabda Rasulullah n di atas, membuat kita paham dan menyadari bahwa tidak layak bagi kita yang mengaku muslim, justru bersikap menentang Allah Ta’ala dan Rasul-Nya yakni tidak mendo’akan para sahabat; membiarkan hati berpenyakit/ dengki; tidak mengikuti manhaj para sahabat di dalam beragama; bahkan membenci dan mencaci sahabat (kita berlindung kepada Allah Ta’ala atas perilaku setan tersebut).

Hal itu semua (bersikap negatif terhadap sahabat) adalah terlarang. Sebagaimana ditegaskan oleh Rasulullah , artinya: “Janganlah kalian mencaci maki sahabatku. Demi Allah yang jiwaku berada di Tangan-Nya, kalau sekiranya seseorang dari kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, (hal itu) tidak akan menyamai infak satu atau setengah mud dari salah seorang dari mereka. “ (Mutaffaq ‘alaih).

Larangan mencaci sahabat telah jelas, kita layak mematuhinya, kecuali bagi mereka yang memiliki penyakit hati yang sulit diobati, dan membuat pelakunya melesat lepas dari Islam, seperti golongan Rafidhah/Syi’ah. (muhri/alhikmahco)

Rujukan: Bara’atus Shahabah min an-Nifaq, Mundzir Al-Asad, Aqidah Al-Aimmah Al-Arba’ah, Abdul Muhsin At-Turky, NII dalam timbangan Aqidah, Suroso Abdussalam, Talbis Iblis, Ibnul Jauzi, Kitabut Tauhid, Syaikh Al-Fauzan, Tafsir Ibnu Katsir. (Suroso Abdussalam)

Komentar ditutup.