Pusat Kreatif Kota Bandung Direncanakan Rampung Mei 2017

Pusat Kreatif Kota Bandung Direncanakan Rampung Mei 2017

0 31
ilustrasi. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beberapa waktu lalu menyatakan akan meluncurkan program Magrib Mengaji dalam waktu dekat

ALHIKMAH.CO–Pembangunan gedung pusat kreatif, Bandung Creative Hub, ditargetkan akan rampung dikerjakan Mei 2017 mendatang. Saat ini pengerjaan dipercepat agar selesai sesuai rencana, untuk kemudian diresmikan oleh presiden RI Joko Widodo.

Dilansir pikiran-rakyat.com, berdasarkan pemantauan Rabu 15 Februari 2017, bangunan Bandung Creative Hub sudah berdiri di sudut persimpangan Jalan Laswi dan Jalan Sukabumi, Kota Bandung. Dengan bentuk poligon, atau segi banyak, bangunan tersebut terlihat mencolok di antara bangunan sekitanya. Hal ini ditambah dengan keberadaan sejumlah ornamen berwarna terang.

Sejumlah pekerja terpantau tengah mengerjakan beberapa bagian. Pengerjaan di antaranya dilakukan di bagian trotoar, dengan menggunakan mesin pembersih dan sejumlah alat lainnya. Sementara pekerja lainnya menyelesaikan sejumlah pengerjaan di bagian muka serta di dalam gedung.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menuturkan, penyelesaian bangunan akan terus dipantau untuk memastikan rampung sesuai jadwal. Sisa waktu sekitar dua bulan dioptimalkan agar tidak terjadi keterlambatan. “Berarti sisa waktunya dua bulan lagi. Nah, di sisa waktu ini kita terus bekerja agar pembangunan cepat selesai,” katanya, saat meninjau lokasi, Selasa 14 Februari 2017.

Gedung yang dibangun Pemerintah Kota Bandung tersebut menjadi pusat aktivitas kreatif warga, baik dalam bentuk komunitas atau kelompok lainnya. Di dalam gedung di antaranya terdapat sejumlah fasilitas pendukung aktivitas kreatif, seperti museum, galeri, serta amfiteater. Fasilitas yang tersedia diharapkan mampu menjadi stimulus tumbuhnya karya kreatif.

Dia menuturkan, akan ada pemilahan untuk sejumlah aktivitas kreatif, serta alat pendukungnya. “Jadi ruangan dan alat dipisah agar terbenah dengan baik. Intinya alat alat yang akan digunakan tinggal ambil di ruangan yang sudah disiapkan,” ujarnya.

Dia berharap, berdirinya pusat kreatif ini bisa menjadi wadah bagi kalangam kreatif. “Sesuai dengan nama gedungnya creative, isinya pun harus dengan orang orang kreatif, sehingga masyarakat tahu bahwa Kota Bandung memiliki tempat dan diisi oleh orang-orang kreatif,” katanya.

Menyinggung penggunaan kata kreatif, dia menambahkan, istilah tersebut tidak sekadar disematkan untuk menambahkan prestise atau gengsi. Lebih jauh lagi, aktivitas kreatif yang difasilitasi ini nantinya bisa juga menghasilkan solusi untuk berbagai persoalan yang diharapkan bersama.

“Kreativitas bukan untuk gaya-gayaan. Kreativitas itu kita gunakan untuk menjadikan solusi menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, inilah hasil kreativitas warga Bandung, memiliki gedung kreatif yang bisa dinikmati oleh semua orang,” ujarnya. (mr/pikiran-rakyat.com)