PNU Gelar Seminar Ilmiah Bahas LGBT dari Perspektif Neurosains

PNU Gelar Seminar Ilmiah Bahas LGBT dari Perspektif Neurosains

0 77
Suasana seminar Neuro-Insight di ruang aula Universitas Hamka - Jakarta, Kamis (03/03/2016) | nurull/alhikmah

ALHIKMAHCO,– Pusat Neurosains Universitas Hamka (PNU) Jakarta menggelar Seminar Ilmiah bahas Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT). Kajian ini difokuskan untuk mencari tahu bagaimana seseorang menjadi pelaku dan apa yang terjadi di dalam otak pengidap LGBT melalui perspektif Neurosains.

Hadir sejumlah pakar mengisi seminar bernama Neuro-Insight ini. Yaitu, dr. Pukovisa Prawiroharjo dari Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ihshan Gumilar dari Departemen Psikologi Fakultas Humaniora Universitas Bina Nusantara, dan K. Elisa Lizal dari Departemen Bioteknologi dan Neurosains Fakultas Ilmu Hayati – Universitas Surya. Hadir juga dr. Rizki Edmi Edison selaku moderator.

“Kita Uhamka sebagai institusi pendidikan dan PNU yang melaksanakan catur dharma perguruan tinggi berdasarkan Neurosains, merasa perlu memberikan edukasi tentang LGBT,” ungkap Edmi, selepas acara di Aula Uhamka, Kebayoran Baru- Jakarta Selatan, Kamis (03/03/2016).

“Seminar-seminar yang membahas LGBT, kebanyakan dari sudut pandang agama, hukum. Tetapi para peserta hampir tidak tahu, apa yang terjadi di otak para pelaku LGBT itu secara ilmiahnya. Di seminar inilah semuanya dibahas, termasuk bagaimana menyembuhkan mereka,” lanjutnya.

Edmi berpendapat, karena kajian ilmiah, sebetulnya tidak ada kata sepakat selalu ada kemungkinan yang perlu diteliti lebih lanjut. Menurutnya, keberadaan isu LGBT perlu disikapi dengan berpikir kritis, karenanya perlu ada penambahan wawasan yang lebih mendalam terkait LGBT.

“Kesimpulannya biarlah dari peserta itu sendiri. Kita hanya ingin agar peserta mempunyai khazanah pemikiran yang lebih luas dalam menyikapi pelbagai isu, termasuk LGBT. Jadi nanti bukan emosi, tapi berbicara berdasarkan fakta. Itu goal acara-acara kami sebenarnya,” pungkasnya. (pnurullah/alhikmahco)