Pidato PM Tony Abbott Dituding Diskriminasikan Umat Muslim Australia

Pidato PM Tony Abbott Dituding Diskriminasikan Umat Muslim Australia

0 111

ALHIKMAH.CO,– Pernyataan Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott kembali membuat berang beberapa pihak. Kali ini pihak yang tersinggung dengan pernyataan Abbott adalah para pemimpin komunitas muslim di Australia. Dalam pidatonya, Abbott menyatakan pemimpin komunitas muslim seharusnya berbuat lebih banyak lagi untuk mengutuk tindakan-tindakan kekerasan oleh umat muslim.

“Saya sering mendengar pemimpin negara Barat menyebut Islam sebagai agama yang damai. Saya berharap para pemimpin muslim lebih sering lagi mengatakan hal yang sama,” demikian kutipan pidato Abbott yang dilansir dari The Guardian Senin (23/2/2015).

Pidato PM Australia ini dikecam oleh pemimpin komunitas muslim Australia. Menurut mereka pernyataan tersebut mendorong rasisme dan kebencian terhadap umat muslim di Australia.

Pemimpin Dewan Arab Australia, Randa Kattan mengungkapkan dia telah melihat meningkatnya rasisme terhadap muslim Australia sejak peristiwa penyanderaan di Martin Place, Sydney pada 2014 lalu.

“(Pernyataan tersebut) cenderung memecah belah, dan menuduh komunitas kami bertanggung jawab atas perbuatan segelintir orang.” kata Randa.

Beberapa organisasi muslim lain menyatakan pernyataan Abbott ini adalah bukti Pemerintah Australia tidak berkomunikasi secara tulus dan baik dengan komunitas muslim. Mereka juga memertanyakan apa yang Pemerintah Australia telah lakukan untuk memerangi ekstremisme?

“Komunitas muslim telah melakukan semua yang mereka bisa lakukan selain menato kening mereka dengan kata-kata yang mengutuk ekstremisme. Dia (Abbott) hidup dalam kepompong dan hanya ingin mencari kambing hitam,” kata Pemimpin Asosiasi Muslim Lebanon Samier Dandan.

Sikap berbeda diambil Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, yang memuji peranan komunitas muslim dalam melawan ekstremisme.

“Saya memuji anggota komunitas muslim di Australia yang mengambil sikap dan melawan ekstremisme, dengan masjid dan kelompok komunitas yang menjaga keselamatan warga kita,” kata Julie.

Semula, Pemerintah Australia menggelontorkan USD 13.4 juta atau sekira Rp17 miliar selama empat tahun untuk mendanai program yang melibatkan komunitas dalam upaya melawan terorisme. Namun, pada 2014 hanya dianggarkan sekira Rp1.2 miliar, yang menimbulkan pertanyaan mengenai keseriusan pemerintahan Abbott dalam menangani isu ini. (pnurullah/alhikmah/onislam/okezone)