Penasehat PW Pemuda Persis Jabar : Uraikan Makna Sesat Sebenarnya

Penasehat PW Pemuda Persis Jabar : Uraikan Makna Sesat Sebenarnya

1 106

ALHIKMAHCO,– Pengertian ‘sesat’ dalam Al Quran, merupakan perbuatan yang menyimpang dari ajaran Islam, baik perbuatan itu besar maupun kecil. Jika dikaitkan dengan konteks aliran keagamaan di Indonesia, sesat berarti keluar sama sekali dari pokok ajaran Islam.

Demikian sepenggal makna sesat yang dijelaskan Penasehat PW Pemuda Persis Jabar Nashruddin Syarief, dalam Kajian Sabtu (JiTu) Bedah Buku Islam Tanpa Sesat di Masjid Viaduct-Bandung, Sabtu (07/03/2015).

Aliran-aliran sesat yang berkembang saat ini, katanya, merupakan reinkarnasi dari aliran yang lahir terdahulu. Ia mengumpamakan aliran Khawarij, yang ajarannya mengkafirkan orang-orang yang melakukan dosa besar. “Padahal kita tidak boleh mengkafirkan orang yang statusnya masih muslim,” ungkap Doktor dari Universitas Ibnu Khaldun ini.

Nashruddin pun memersempit kriteria aliran Islam Tanpa Sesat sebatas Ahlu Sunnah wal Jamaah. Ia menyitir QS Ali Imran [3]: 106, mengenai dua golongan yang ada di hari kiamat. Golongan tersebut adalah Ahlu Sunnah Wal Jamaah dan Ahlu Bid’ah Wal Furqah atau pengikut bid’ah dan pemecah belah umat. “Dan, golongan yang selamat adalah Ahlu Sunnah wal Jamaah,” terangnya kemudian.

Kendati demikian, Nashruddin menyayangkan pada penggunaan istilah Ahlu Sunnah wal Jamaah di Indonesia saat ini, diidentikan pada ormas tententu. Padahal, imbuhnya, istilah ini sudah digunakan jauh sebelum ormas-ormas itu berkembang di Indonesia. “Ahlu Sunnah wal Jamaah merupakan golongan umat yang menjadikan Alquran dan Sunnah sebagai sumber utama ajaran mereka,” tandasnya. (Aghniya/Alhikmah)

BERITA TERKAIT