Pemred Majalah Gontor Khawatirkan Dangkalnya Tafsiran Radikal Versi BNPT

Pemred Majalah Gontor Khawatirkan Dangkalnya Tafsiran Radikal Versi BNPT

0 31
pict.fb

ALHIKMAH.CO,– Pemblokiran situs Islam yang direkomendasikan BNPT dianggap masih belum jelas. Pasalnya, dalam keterangannya, kriteria radikal itu media yang membawa konsep jihad dan mengkafirkan.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Redaksi Majalah Gontor, Adnin Armas mengkhawatirkan dangkalnya tafsiran radikal versi BNPT. Sebab, kedua konsep tersebut hanya ada dalam AL Qur’an, kitab suci umat Islam.

“Saya melihat monopoli konsep radikal ini berbahaya dan mencerminkan islamophobia yang kuat. Karena akan menggiring opini, seakan-akan hanya umat Islam saja yang radikal,” ujar Ustadz Adnin dalam audiensi bersama Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, Kamis, (02/04/2015).

Dalam pertemuan yang diikuti perwakilan media Islam yang dblokir tersebut, Direktur Eksekutif Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) ini memertanyakan apakah ada di media yang sekarang diblokir BNPT, yang mengajak membom Indonesia? “Kan tidak ada. Jadi BNPT ini gemar memaknai jihad secara serampangan,” tandasnya.

“Tafsiran dangkal seperti ini bisa mematikan semangat dakwah umat Islam. Saya khawatir, nanti ormas, parpol dan lembaga Islam dengan mudah dicap radikal,” pungkas Adnin.  (pnurullah/alhikmah)