Pasca Serangan Charlie Hebdo, Jumlah Mualaf Perancis Meningkat Drastis

Pasca Serangan Charlie Hebdo, Jumlah Mualaf Perancis Meningkat Drastis

Beberapa hari setelah serangan Charlie Hebdo, Direktur Bisnis Perancis Isabelle Matic, mengumumkan keputusannya untuk memeluk Islam di akun Facebook-nya.

ALHIKMAH.CO— Sebuah artikel berita pada 5pillarsuk.com, mengklaim bahwa jumlah orang yang masuk Islam di Perancis telah meningkat secara signifikan setelah serangan Charlie Hebdo, dibuktikan oleh para Imam Masjid melaporkan semakin banyak orang yang datang untuk mengambil Syahadat di masjid.

“Itu membuat saya ingin masuk  Islam dan menunjukkan kepada semua orang bahwa ini Islam bukan seperti yang buruk dipikirkan,” kata seorang  pemuda yang baru saja mualaf dikutip oleh RTL Radio seminggu yang lalu.

Menurut stasiun radio, Masjid Agung Paris mengeluarkan 40 sertifikat memeluk Islam untuk para Mualaf. Pada periode yang sama tahun lalu, masjid memberikan sertifikat kepada 22 saja, hampir 50 persen dari tingkat konversi tahun ini.

Persentase yang masuk Islam di Strasbourg dan Aubervilliers juga tinggi, mencetak kenaikan sekitar 30%. Lyon juga mengikuti tren yang sama dengan peningkatan 20%.

Para imam mengatakan mereka terkejut pada awalnya oleh peningkatan jumlah mualaf baru. Selain itu, keragaman tersebut bertobat, termasuk dokter, kepala sekolah sekolah atau polisi yang semuanya melintasi gerbang Masjidil Haram untuk menerima Islam.

Beberapa hari setelah serangan Charlie Hebdo, direktur bisnis Perancis Isabelle Matic, mengumumkan keputusannya untuk memeluk Islam di akun Facebook-nya.

Serta mengutuk penyerang sebagai unIslamic, Muslim Perancis juga menyerukan kriminalisasi agama menghina tengah meningkatnya kemarahan sekitar atas keputusan Charlie Hebdo untuk mempublikasikan kartun Nabi Muhammad baru (mr/worldbulletin)