Organisasi Relawan Nepal Paparkan Kondisi Terbaru Pasca Gempa

Organisasi Relawan Nepal Paparkan Kondisi Terbaru Pasca Gempa

0 85

ALHIKMAHCO,– Sejumlah anggota dari Forum Community Managed Disaster Risk Reduction (Forum CMDRR), Jagriti Child and Youth Concern Nepal (JCYCN), ESDO Nepal, dan IMA Nepal mengunjungi beberapa tempat yang terkena bencana. Mereka mengumpulkan data dari distrik dan media setempat untuk menilai secara objektif situasi dan status korban yang berada di TKP.

Berikut ini merupakan situasi terbaru Nepal yang ditemukan oleh lembaga-lembaga tersebut, Ahad (03/05/2015). Data-data berikut diambil dari pelbagai media, laporan pemerintah, warga setempat, dan peliputan langsung.

nepal 4Pemerintah Nepal mengumumkan, terdapat 14 daerah yang terkena dampak paling besar atas gempa bumi yang terjadi pada Sabtu 25 April lalu ini. Daerah-daerah tersebut adalah Kathmandu, Rasuwa, Nuwakot, Dhading, Gorkha, Sindhupalchok, Ramechap, Sindhuli, Dolakha, Okhaldhunga, Lalitpur, Bhaktapur, Kavrepalanchok, dan Makwanpur. Sebelas di antaranya memutuskan meliburkan kegiatan akademis selama 1 bulan, sampai keadaan kembali stabil.

Sampai saat ini, angka kematian telah mencapai 7.167 jiwa, dan 58 orang di antaranya merupakan warga asing. Sementara itu, korban terluka berjumlah 14.464 orang. Sejak gempa bumi hebat berkekuatan 7.9 skala richter, serentetan gempa bumi susulan dengan kekutan 4 skala richter terus melanda belahan bumi Nepal. Hal ini menyebabkan bertambahnya data korban yang terus diperbaharui pemerintah Nepal.

Akibat gempa yang terjadi, sekira 25.103 bangunan ditengarai hancur. Bangunan tersebut merupakan gedung pemerintah, kuil, sekolah, penjara, jalan tol, dan perkantoran. Di sisi lain, Komite Penyelamatan menyatakan sejumlah 142.388 rumah warga sipil mengalami kerusakan parah. Sebab itu, saat ini, 2.8 juta warga sipil dilaporkan terlantar.

Dari reruntuhan bangunan tersebut, sebanyak 872 orang berhasil diselamatkan regu penyelamat. Kendati demikian, regu penyelamat masih belum dapat mencapai korban-korban yang terjebak di pegunungan. Hujan deras, tanah longsor, dan salju menjadi alasan utama regu penyelamat kesulitan mengevakuasi warga di daerah tersebut. []

Reporter : M Rizki Utama

Translator : Aghniya

Editor  : Pipin