Munas IV Hidayatullah Bahas Pendidikan Keluarga Lahirkan Generasi Rabbani

Munas IV Hidayatullah Bahas Pendidikan Keluarga Lahirkan Generasi Rabbani

0 22

ALHIKMAHCO,– Dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV, Muslimat Hidayatullah menggelar seminar kependidikan. Seminar ini bertajuk “Pendidikan Putri Berkualitas Menjamin Lahirnya Generasi Rabbani, Calon Pemimpin Bangsa”. Hadir sebagai pembicara mantan Rektor UIN Malang, Imam Suprayogo, Rektor Institut Teknologi Surabaya (ITS) Joni Hermana, dan Ketum DPP Hidayatullah Nashirul Haq.

Dalam seminar itu, Rektor ITS Joni Hermana berpendapat orang tua adalah madrasah pendidikan pertama bagi anak-anaknya. Karenanya, pembinaan generasi Rabbani yang benar agamanya dan berorientasi akhirat harus dimulai dari keluarga.

Dengan demikian, ditambahkan oleh Rektor UIN Malang, Imam Suprayogo Generasi Rabbani dilahirkan dari keluarga yang sehat. Yaitu keluarga yang senantiasa menjaga kehormatannya, baik ayah maupun ibunya.

“Kepribadian yang menjadi kebiasan orang tua akan berpengaruh terhadap pola tumbuh kembang anak di kemudian hari,” kata Imam di Kampus Arrohmah Putri Pesantren Hidayatullah Malang, Jawa Timur, Kamis (07/01/2015).

“Sayangnya, ini tak banyak disadari,” lanjutnya.

Imam Suprayogo, yang juga tokoh pendidikan, menyadari lahirnya generasi Rabbani yang kokoh iman dan kuat kepeduliannya tidak bisa instan. Karena tidak saja melibatkan sekolah sebagai medium pendidikan formal, juga menuntut adanya keterlibatan aktif di banyak aspek.

Satu di antaranya yang disarankan Ketum DPP Hidayatullah Nashirul Haq ketika memilih pasangan pernikahan, pilihlah yang satu visi. Ini yang dalam benaknya, menjadi syarat terbangunnya keluarga sakinah, sarat cinta (mawaddah), dan penuh rahmat. Ini salah satu ikhtiar melahirkan generasi Rabbani.

Nashirul menerangkan, secara umum generasi Rabbani adalah mereka yang berusaha berada dalam garis ajaran Islam, serta berupaya mengajak siapa saja untuk dekat dengan Allah. Inilah generasi yang berdaya dan memberi kemanfaatan.

Selain itu, untuk meretas lahirnya generasi Rabbani, kata Nashirul, muslimat hendaknya meneladani para ibu-ibu muslimat terdahulu di zamannya masing-masing.

“Banyak tauladan perjuangan seorang ibu yang bisa kita contoh dalam melahirkan generasi Rabbani. Di antaranya kisah perjuangan ibunda Hajar, perjuangan Ibunda Khadhijah, perjuangan Ibunda Fatimah binti Muhammad, dan juga Ibunda-Ibunda para ulama seperti Imam Malik dan Imam Syafii,” kata Nashirul.

Nashirul berharap, keberadaan organisasi pendukung Muslimat Hidayatullah, bisa mewadahi para muslimat untuk lebih optimal dalam membimbing generasi-generasi Islam menjadi generasi Rabbani. (nurull/alhikmah/rilis)