MUI Jabar Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Kesesatan Pendiri Hikmatul Iman

MUI Jabar Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Kesesatan Pendiri Hikmatul Iman

0 117

ALHIKMAHCO,– Guna menindaklanjuti laporan indikasi kesesatan Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD-HI) yang masuk ke MUI Jabar di awal Ramadhan, sejumlah mantan pengurus HI memenuhi panggilan, untuk memberikan penjelasan yang komprehensif terkait keberjalanan organisasi tersebut.

“Ada banyak penyelewengan yang saya temukan selama bergabung di HI ini. Di antaranya, sang pendiri mengatakan, bahwa Al-Quran itu ada dua, yang ada di dunia dan di lauhul mahfudz. Dan mushaf yang ada sekarang itu sudah tidak asli lagi,” kata mantan pengurus HI, berinisial YW ini pada saat sidang di Gedung MUI Jabar Jl R.E Martadinata Bandung, Senin (20/6/2016).

Pelapor yang pernah menjabat sebagai pengawas dan pengendali (Panwal) di HI ini menambahkan, pendiri HI yang berinisial DZA ini menyebarkan ajaran ritual shalat tanpa bacaan. Sebabnya, bacaan tersebut dianggap mengganggu konsentrasi saat shalat.

Keanehan pemikiran DZA ini, semakin menjadi pada 2010. Sehingga, imbuh pelapor, sejumlah anggota memutuskan keluar dari Hikmatul Iman. di Panwal sendiri ada 16 pengurus yang keluar, tinggal ada dua orang lagi. Dan pelapor ini, telah ikut di HI sejak tahun 1990.

Sementara itu, pasca pelaporan, Ketua MUI Jabar KH Rachmat Syafe’i belum memutuskan fatwa final.

“Belum ada kesimpulan. Kami masih memerlukan data, dan mendatangkan yang bersangkutan (red_terlapor) untuk dimintai keterangan,” tegasnya setelah sidang usai.

Guru Besar UIN Bandung ini tengah mengantisipasi adanya pergesekan antar umat. “Kurun 2-3 hari ke depan, akan segera kami tindak lanjuti, sebab dikhawatirkan akan terjadi gesekan,” pungkasnya. (Ricky/ed.ceunaya/alhikmah)