MUI Jabar: Surat yang Dicatut Bukan Waspadai Wahabi, Tapi Penyusunan Penelitian Wasiat

MUI Jabar: Surat yang Dicatut Bukan Waspadai Wahabi, Tapi Penyusunan Penelitian Wasiat

0 20
Ustaz rafani akhyar/alhikmah

ALHIKMAHCO,– MUI Jabar bantah terbitkan surat yang mewaspadai Wahabi Ekstrem yang dialamatkan kepada KH Athian Ali. Adapun nomor surat yang dicatut tersebut, ternyata mengenai surat keterangan untuk penyusunan Tesis.

“Kami tidak pernah menerbitkan surat edaran yang memfitnah seperti itu. Memang nomornya betul, tapi isinya tidak seperti yang dicatut. Melainkan itu Surat Keterangan untuk penyusunan Tesis tentang pemberian wasiat wajibah kepada ahli waris non muslim dalam pandangan Islam,” ungkap Sekertaris MUI Jabar Rafani Akhyar kepada Alhikmah, Senin (07/12/2015).

“Surat tersebut ditandatangani (alm) HM. Salim Umar yang waktu itu sebagai Ketua Komisi Fatwa MUI Jabar,” lanjutnya kepada Alhikmah.

Jadi, simpul ustaz Rafani, tidak ada sama sekali keterkaitan dengan nomor surat yang diklaim pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut. Apalagi, secara administrasi penulisan surat pun, imbuhnya, tidak memenuhi kaedah yang berlaku dalam pedoman organisasi MUI. Seharusnya, Nomor 080/SF=037-MUI-JB/VIII/2011.

“Ini kan yang dihilangkannya bulan dan tahun,” lanjut Ustaz Rafani.

Ustaz Rafani meminta kepada aparat keamanan untuk menelusuri pelaku pemalsuan tersebut. ”Apalagi isu yang berkembang, mengadu-domba kelompok ahlus sunnah. Ini sangat berbahaya, aparat diharapkan cepat bertindak,” pungkasnya. (nurull/alhikmah)