MUI Akan Telusuri Kasus Hilangnya “Empat Kata” Asas NKRI

MUI Akan Telusuri Kasus Hilangnya “Empat Kata” Asas NKRI

3 56
Ketua Umum MUI KH Maruf Amin

ALHIKMAH.CO,– Terkait dugaan hilangnya ‘empat kata’ yang menjadi asas Indonesia, yakni kalimat Ketuhanan Yang Maha Esa. Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Irfan S. Awas menyebutkan akan membuat penolakan terhadap hasil Pembacaan Rekomendasi Risalah Yogyakarta.

“Padahal itu (red_rekomendasi yang dibacakan), bukan dari hasil kongres. Jika kemudian itu yang dipublikasikan, kami akan melayangkan penolakan terhadap pernyataan itu,” ungkap Ustadz Irfan usai penutupan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI di Yogyakarta, Rabu (11/02/2015).

“Menolak apa yang dipidatokan Din Syamsudin. Bukan menolak hasil dari KUII secara keseluruhan,” lanjutnya.

Sementara itu, menanggapi kericuhan tadi, Wakil Ketua MUI Ma’ruf Amin tetap mengesahkan risalah tersebut. Dan menyampaikan akan menelusurinya kembali di luar forum kongres ini.

“Ini belum final karena tadi muncul kejadian tersebut. Mungkin kita akan membahas dari sisi redaksional saja. kita diskusikan di forum Steering Committe, yang benar yang mana. Bila ada perubahan apa alasannya, mana dokumennya,” tandasnya. (pnurullah/alhikmah)