MHTI Serukan Penghentian Serangan terhadap Syariah dengan Tegakkan Khilafah

MHTI Serukan Penghentian Serangan terhadap Syariah dengan Tegakkan Khilafah

0 46

ALHIKMAH.CO,– Penerapan syariat adalah tuntutan imani yang melekat pada diri setiap muslim. Syariat Islam adalah hukum-hukum yang bersumber dari Allah Swt., Dzat yang Maha Tahu apa yang terbaik untuk seluruh urusan manusia, termasuk perlakuan terhadap perempuan. Demikian sepenggal pernyataan Juru Bicara Muslimah Hizbut Tahrir Indonesi (M-HTI), Iffah Ainur Rochmah dalam Konferensi Perempuan dan Syariah.

“Standar kebenaran dan kebaikan semestinya dikembalikan kepada Allah, bukan dituntun oleh standar Hak Asasi Manusia (HAM) dan nilai kebebasan,” lanjutnya, di AAC Dayan Dawood, Komplek Unsyiah, Banda Aceh, Sabtu  (07/03/2015).

Karena itu, menurut Ustadzah Iffah, tuduhan miring terhadap penerapan syariat tidak boleh dijawab dengan mengevaluasi laik tidaknya syariat menyelesaikan persoalan manusia. Serangan terhadap syariat juga tidak pantas dihadapi dengan sikap defensif apologetik seolah membela namun justru menyesatkan pemahaman terhadap syariat.

Ustadzah Iffah berpendapat, serangan terhadap syariah hanya akan berakhir apabila kita memiliki kekuatan politik Islam. Kekuatan politik itu harus diwujudkan dengan adanya negara yang mengimplementasikan syariat secara Kaffah. Dan negara itulah yang di dalam kitab-kitab fiqh, yang disebut oleh para Fuqaha disebut sebagai Khilafah. “Dalam Khilafah, perempuan akan ditempatkan dalam kedudukannya yang mulia, tidak dieksploitasi,” lanjut Ustadzah Iffah.

“Sekarang pertanyaannya tinggal satu, apa yang sudah kita upayakan untuk mewujudkan kembali hadirnya negara Khilafah ‘ala minhajin nubuwwah di hadapan kita?” tanya Ustadzah Iffah dihadapan ribuan peserta konfrensi yang hadir.

Menurut Ustadzah Iffah, Allah memerintahkan kita untuk mengerahkan segenap daya dan upaya kita untuk menegakkan hukum Allah. Maka kita, imbuhnya, akan kerahkan seluruh potensi yang kita miliki, untuk berjuang menegakkan Daulah Khilafah Islamiyah. (pnurullah/alhikmah/HTI)