Mengisi 72 Tahun Kemerdekaan dengan Al Quran

Mengisi 72 Tahun Kemerdekaan dengan Al Quran

0 13

ALHIKMAH.CO,– Ribuan jamaah mengikuti Tabligh Akbar Syiar Persatuan bertema Mengisi Kemerdekaan dengan Quran, lengkap dengan atribut perayaan kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, turut diundang ulama dan tokoh agama, diantaranya K.H. Bachtiar Nasir, Ustadz  Haikal Hassan, Ustadz. Fahmi Salim, Ustadz  Ihsanul Faruqi, hingga Ust. Erick Yusuf.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengisi kemerdekaan dengan Al Quran serta berbagi kebahagiaan dengan sesama saudara muslim yang belum merasakan kemerdekaan,” jelas Ketua Pelaksana Tabligh Akbar Syiar Persatuan cum Ketua Gema (Gerakan Muslimah) ANNAS (Aliansi Nasional Anti Syiah), Adjeng Kristinawati di Ball Room Hotel Horison, Bandung, Kamis (17/8/2017).

Melalui acara ini, lanjutnya, diharapkan semua kaum muslimin dapat memaknai Al Quran dalam kehidupan. “Jadi, kalau kita mengisi kemerdekaan dengan Al Quran, tentunya tidak akan adalagi carut marut di negeri ini, semuanya pasti akan kembali ke jalan yang benar,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut Usadz Erick Yusuf mengingatkan jamaah dengan menayangkan kembali penggalan aksi 212 di Tugu Monumen Nasional (Monas). Menurutnya, momentum aksi 212 tersebut harus dimanfaatkan untuk kebangkitan Islam dalam bidang ekonomi.

“Membangkitkan ekonomi Islam dimulai dengan membeli produk yang berpihak pada umat, jangan membeli produk-produk yang sudah jelas menyumbang untuk kehancuran umat Islam di Palestina dan Suriah,” tegasnya.

Di akhir kajian, K.H. Bahtiar Nasir menyampaikan bahwa agama bukan musuh kebangsaan begitu pun sebaliknya, kebangsaan bukan musuh agama. Umat Islam meski berbeda pandangan namun sepakat hidup dalam satu bingkai kebhinnekaan. Tetapi tetap ada garis merah, yaitu lakum dii nukum waliyadin.

“Tidak usah dipaksa-paksakan semua harus sama, karena kita tidak diciptakan untuk selalu sama,” tukasnya. (nurma/alhikmahco)