Mengapa Makam Sahabiyah Ini Ditemukan di Siprus ?

Mengapa Makam Sahabiyah Ini Ditemukan di Siprus ?

1 158

ALHIKMAH.CO–  Adalah seorang sahabiyah, Ummu Haram Binti Milhan ra adalah bibi dari pihak ibu dari sang Nabi, yang rumahnya sering dikunjungi Rasulullah, bahkan terkadan Rasul tidur siang di sana.

Suatu hari, nabi datang untuk mengunjungi dan dia memberinya makanan dan mulai dandan kepalanya. Nabi tertidur dan beberapa saat kemudian bangun sambil tersenyum. Ummu Haram bertanya,

“Apa yang membuat Anda tersenyum, wahai Rasulullah?”
Rasul bersabda,”Ada orang-orang dari ummatku yang diperlihatkan kepadaku sebagai pasukan perang di jalan Allah dimana mereka mengarungi lautan sebagai raja-raja di atas singgasana atau seperti bagaikan raja-raja di atas singgasana”. Ishaq ragu dalam kalimat ini.
Ummu Haram berkata; Aku katakan: “Wahai Rasulullah, do’akanlah agar Allah menjadikan aku salah seorang dari mereka”.
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a untuknya. Kemudian Beliau meletakkan kepalanya (tertidur) lalu terbangun sambil tertawa. Ummu Haram berkata; Aku tanyakan: “Apa yang membuat Tuan tertawa wahai Rasulullah”. Beliau menjawab: “Ada orang-orang dari ummatku yang diperlihatkan kepadaku sebagai pasukan perang di jalan Allah”.
Sebagaimana ucapan Beliau yang pertama tadi. Ummu Haram berkata; Aku katakan: “Wahai Rasulullah, do’akanlah kepada Allah agar Dia menjadikan aku salah seorang dari mereka”.
Beliau berkata: “Kamu akan menjadi diantara orang-orang yang pertama kali”. (HR Bukhari)

Bertahun-tahun kemudian setelah wafatnya sang Nabi, ketika batas wilayah Daulah Islam telah mencapai Suriah dan seterusnya,

Mu’awiyah radiallahuanhu yang merupakan gubernur pada saat itu sedang menghadapi masalah yang berkembang dari serangan Romawi Bizantium di pantai Suriah yang menggunakan Siprus sebagai titik penyerangan.

Dia meminta izin dari khalifah kedua, Umar ra untuk melakukan pertahanan serangan angkatan laut melawan Siprus untuk mengakhiri serangan Bizantium. Umar tidak memberikan izin karena bahaya laut dan pengalaman dari umat Islam dalam perang angkatan laut.

Ketika zaman Utsman menjadi khalifah, Muawiyah berhasil meyakinkan khalifah bahwa jihad itu perlu untuk menyerang Siprus karena ancaman Bizantium.

Mu’awiyah menyiapkan armada yang akan dikirim ke Siprus dan ‘Ubadah bin Shamit ditugaskan dari angkatan laut Muslim. Ini akan menjadi serangan angkatan laut pertama dalam sejarah Islam.

14209806

Ummu Haram adalah istri ‘Ubadah bin Shamit dan dia menawarkan diri untuk menemaninya dalam perjalanan berbahaya. Doa Nabi selama bertahun-tahun yang lalu akhirnya akan menjadi kenyataan.

Setelah mengalahkan penjaga pantai yang menyerang mereka saat mereka mendekati pulau itu, kapal-kapal Muslim mendarat di pantai Siprus. Ketika Muslim turun, Ummu Haram mengendarai kuda yang tiba-tiba merasa takut dan melompat keras menyebabkan Ummu Haram jatuh dan mati akibat luka-lukanya di jalan Allah.

Adapun Siprus, sumber menunjukkan bahwa penduduknya memutuskan untuk bernegosiasi damai dan menandatangani perjanjian dengan negara Muslim.

Ummu Haram dimakamkan di mana dia jatuh di Siprus dan hari ini, ada Masjid berdekatan dengan makamnya yang dibangun oleh Dinasti Utsmani menghormatinya. Sampai hari ini, orang-orang dari seluruh dunia mengunjungi makamnya ketika mereka mengunjungi Siprus dan itu karena salah satu tempat yang paling penting bagi umat Islam di Siprus.

Berikut foto Masjid dibangun saat Dinasti Turki Utsmani (dikenal sebagai Hala Sultan Tekke atau Masjid Ummu Haram)

umm haram mosque exterior

umm haram mosque

umm haram tomb exterior

umm haram tomb

umm haram tomb gate


Like & Share berita ini untuk berbagi inspirasi