Mengancam Keutuhan Negara, Ulama Desak Aparat Segera Tindak Syiah

Mengancam Keutuhan Negara, Ulama Desak Aparat Segera Tindak Syiah

0 107
Sekjen Dewan Dakwah jabar, Roinul balad

ALHIKMAH.CO—Sekjen Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) Jawa Barat, Roinul Balad menegaskan bahwa ideologi Syiah yang menekankan revolusi Syiah semakin membahayakan Negara.

“Aparat harus lebih bertindak tegas. Kami percaya, dari kodim hingga polres di daerah bisa menangkap para penganut Syiah yang berulah,” kata Roinul Balad dalam Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Tasikmalaya di Masjid Agung Tasikmalaya, Ahad (22/3/2015).

Ustadz Roin menjelaskan, Syiah itu tidak ada sama sekali dalam tataran akidah Ahlussunnah. ia mengimbau kepada jamaat untuk serempak bergerak membendung gerakan Syiah di daerah. “Ketika nanti bapak dan ibu pulang ke rumah, maka mulailah data orang-orang sekitar kita yang dia sudah terkena virus syiah, apalagi mereka sudah menjadi aktivis syiah. Catat dengan baik dan laporkan pada MUI, supaya di-Islamkan, kalau mereka melawan serahkan pada polisi, yakinlah dengan persatuan dan kesatuan bersama umat Muslim dan tentunya pertolongan Allah SWT bisa melawan dan menghadang syiah,” paparnya.

ulama tasikHal senada diungkapkan Sekretaris Umum MUI Tasikmalaya KH Amunudin Busthomi. “Karena dia menyebabkan instabilitas, keresahan masyarakat, maka MUI hanya bisa merekomendasikan. Untuk penindakan kami serahkan kepada aparat berwenang,” ungkap KH Aminudin Busthimi, MA kepada Alhikmah.

Para tokoh ulama seperti KH Asep Deni Adnan, KH Aep, dan ulama Tasikmalaya lainnya pun mendesak aparat hukum bertindak sesuai UU No. 6 Tahun 1969 tentang penodaan agama. “Sikap MUI dari dulu sampai kiamat sama. Syiah masuk aliran sesat, dan 10 kriterianya. Kita semua, sepakat, kita laporkan Syiah ke Mabes polri atas nama penodaan agama,” tegas Sekum MUI ini. (mr/dita/Alhikmah)