Mendamba Istri Salehah

Mendamba Istri Salehah

0 179
sakinah
Prof Miftah Faridl

Assalamu’alaikum Ustaz, Saya seorang lelaki lajang yang mendamba seorang istri salehah. Kebetulan ada seorang muslimah yang menjadi target saya. Karena dalam Islam tidak ada istilah pacaran, bagaimana langkah yang harus saya tempuh untuk mengutarakan niat saya? Apakah dengan cara khitbah? Seperti apa sih tata cara khitbah yang sesuai sunnah Rasul itu? Terima kasih sebelumnya Pak Ustaz Miftah atas kesediannya menjawab pertanyaan dari saya.  (Luthfi F – Bandung)

Wa’alaiakum salam wr wb

Seorang Muslim yang bermaksud menikah dengan seorang wanita hendaknya mengetahui dulu apa yang menjadi daya tarik baginya untuk menikahinya. Paling tidak 4 (empat) hal yang secara eksplisit dinyatakan dalam Hadits Nabi, yaitu :

  1. Agama atau Moralnya.
  2. Nasabnya atau ayah, ibu dan keluarganya.
  3. Kecantikan atau kegantengannya.
  4. Harta kekayaanya.

Dan baik untuk diketahui hal-hal lain yang penting untuk menjadi pertimbangan seperti tingkat pendidikan, umur, karakter, dan lain-lain. Untuk mengetahui hal tersebut diperlukan ta’aruf, perkenalan dan pengenalan.

Dalam proses ta’aruf tersebut hendaknya dilakukan langkah-langkah yang baik, santun, dan Islami. Tidak boleh dilakukan hal-hal yang dilarang Islam. Seperti membuka aib, membuka aurat, mencari-cari kesalahan, sekamar berduaan, tidak pergi jauh berduaan, dan mengendalikan penglihatan. Dengan kata lain, perbuatan-perbuatan yang dapat membangkitkan birahi yang dapat mengarah kepada zina

Khitbah itu dilakukan setelah antara yang bersangkutan ada ta’aruf, jadi fungsi khitbah adalah membuat kesepakatan untuk menikah.

Adapun cara khitbah dalam Islam adalah, pihak pria menyampaikan keinginannya kepada keluarga pihak perempuan, kemudian ada jawaban tentang kesediaan adanya ikatan untuk melaksanakan nikah pada waktu yang ditentukan bersama.

Wanita yang sudah dikhitbah tidak boleh dikhitbah oleh pria lain kecuali setelah diputuskan atau diizinkan oleh pihak pertama (yang mengkhitbah pertama). Tapi perlu diingat, bahwa khitbah belum menggesahkan pernikahan. Wallahu’alam. []

Rubrik Sakinah asuhan Prof. DR. KH. Miftah Faridl ini khusus disajikan untuk mengakomodir pertanyaan seputar problematika keluarga. Kirimkan pertanyaan Anda disertai identitas (KTP) ke alamat e-mail redaksi Alhikmah: redaksi.alhikmahco@gmail.com Atau via pos ke kantor redaksi Tabloid Alhikmah, Jl. Pasir Kaliki No. 143 Bandung.