Membeli Hewan Qurban dengan Uang Hutang? Bolehkah?

Membeli Hewan Qurban dengan Uang Hutang? Bolehkah?

0 21
pic NU or id

ALHIKMAHCO,– Sejumlah masalah terkait kurban mengemuka di tengah masyarakat. Salah satunya, dalam perkara kurban dengan menggunakan uang hutang. Ahli fikih, Ahmad Sarwat, Lc., menjawab pertanyaan ini dalam bukunya Fikih Sembelihan.

Ia menuturkan, oara ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Ada sebagian ulama yang membolehkan dan ada yang tidak membolehkan. Di antara pihak yang membolehkan berqurban dengan uang hasil hutang adalah Imam Abu Hatim sebagaimana dinukil oleh Ibn Katsir dari Sufyan At-Tsauri.

Sufyan al-Tsauri rahimahullah berkata, “Dulu Abu Hatim pernah berhutang untuk membeli unta qurban?” beliau jawab: “Saya mendengar Allah berfirman: “Kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya (unta-unta qurban tersebut).” (QS. Al- Hajj: 36)

Sebagian ulama lain, menyarankan untuk mendahulukan pelunasan hutang dari pada berqurban. Artinya, tidak dianjurkan berhutang demi sekedar melaksanakan penyembelihan hewan qurban yang hukumnya sunnah. Syaikh Ibn Utsaimin mengatakan, “Jika orang punya hutang maka selayaknya mendahulukan pelunasan hutangnya daripada berqurban.”

Bahkan, beliau pernah ditanya tentang hukum orang yang tidak jadi qurban karena uangnya diserahkan kepada temannya yang sedang terlilit hutang, dan beliau jawab, “Jika dihadapkan dua permasalahan antara berqurban atau melunasi hutang orang yang faqir, maka lebih utama melunasi hutang orang tersebut, lebih-lebih jika orang yang sedang terlilit hutang tersebut adalah kerabat dekat.”

Sejatinya, kata Ahmad Sarwatm pernyataan-pernyataan ulama tersebut tidaklah saling bertentangan. Karena perbedaan ini didasari oleh perbedaan dalam memandang keadaan orang yang berhutang.

Sikap ulama yang menyarankan untuk berhutang ketika berqurban adalah untuk orang yang keadaanya mudah dalam melunasi hutang atau untuk hutang yang jatuh temponya masih panjang. Sedangkan anjuran sebagian ulama untuk mendahulukan pelunasan hutang daripada qurban adalah untuk orang yang kesulitan melunasi hutang atau pemiliknya meminta agar segera dilunasi. []