Masjid Biru Istanbul, Hari Ini Berusia 398 Tahun

Masjid Biru Istanbul, Hari Ini Berusia 398 Tahun

0 192
Image processed by CodeCarvings Piczard ### FREE Community Edition ### on 2015-06-06 17:15:33Z | http://piczard.com | http://codecarvings.com

ALHIKMAH.CO –Salah satu monumen dan simbol dari kota Istanbul yang paling terkenal ialah Masjid Biru (Blue Mosque). Hari ini sudah 398 tahun pintunya terbuka bagi para jamaah, yang kebanyakan para pelancong dari pelbagai belahan dunia.

Kubah yang sangat besar yang tak lelah menaungi orang-orang beriman rukuk, sujud, dan berdiri. Kumandang adzan begitu syahdu membelah langit Istanbul, terseru dari menara-menaranya yang menjulang tinggi.

Di pinggir semenanjug dan laut Bosporus bersejarah, Masjid Biru, satu-satunya masjid pertama dengan enam menara di dunia, adalah salah satu masterpis yang paling megah arsitektur yang dibangun selama era keemasan Daulah Turki Utsmani. Salah satu karya yang paling terkenal dari arsitektur di dunia Islam dan Turki, telah menghiasi langit Istanbul selama berabad-abad.

Masjid yang  dirancang era Sultan Ahmed ini tak disangka, 398 tahun kemudian (hari ini) menjadi sebuah kompleks yang begitu bersejarah, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari sejarah dunia Islam dan arsitektur.

Dari segi artistik, dibangun pada masa pemerintahan Ahmed I, sebagai Masjid Kerajaan  diarsiteki oleh Sedefkar Mehmed Agha dan merupakan salah bangunan awal-awal yang begitu indah, menjadi siluet Istanbul awal. Mengambil nama Ahmed I, perangko masjid ini menjadi sebagai sebuah karya seni dari abad ke-17.

Mengusung Warisan Mimar Sinan

Arsitek Sedefkar Mehmet Aga adalah seorang murid dari Maestro Arsitek Turki Utsmai  Mimar Sinan, arsitek terbesar pada masanya. Setelah Mimar wafat, Sedefkar mengambil semangat dari gurunya. Dia menerapkan rencana digunakan sebelumnya oleh gurunya, tetapi pada skala yang lebih besar. Konstruksi dimulai pada 1609 dan selesai pada 9 Juni 1617.

Dihiasi dengan lebih dari 20.000 ubin Iznik biru, hijau dan putih, kubah Masjid yang yang mempesona dengan pekerjaan sangat rinci ini diterangi dengan jendela yang tak terhitung jumlahnya. Masjid memiliki rona berwarna biru, karenanyalah ia dijuluki Masjid Biru oleh para pengunjung Masjid.

Masjid juga dihiasi dengan motif floral tradisional di banyak ubin nya. Masjid Sultan Ahmed terdapat di jantung kota, dan bagi wisatawan juga penduduk lokal sudah berabad-abad mengunjungi Masjid ini juga bangunan tua di sekitarnya.

Masjid Biru adalah salah satu karya yang paling penting dari arsitektur Islam dan dipercaya akan terus berpendar di abad-abad yang akan datang. (mr/worldbulletin/alhikmahco)