London, Pusat Keuangan Syariah Eropa

London, Pusat Keuangan Syariah Eropa

0 35

ALHIKMAHCO,– London masyhur disebut pusat keuangan syariah kala PM David Cameron mengumumkan rencana pengembangan kota tersebut sebagai ibu kota keuangan Islam di Barat pada 2013.

Satu tahun kemudian, London menjadi negara pertama di luar negeri Islam yang menerbitkan sukuk negara. Hasilnya, penjualan sukuk di Britania raya menarik 2,3 miliar poundsterling atas perintah bank sentral, sovereign wealth funds, dan investor institusional lainnya. Kebijakan-kebijakan ini tak ayal menarik tambahan likuiditas dari investor Timur Tengah yang berpegang pada prinsip-prinsip keuangan Islam.

Perbankan Syariah di London

Mundur ke masa 30 tahun lalu, rupanya Bank Islam pertama diluncurkan di Inggris pada 1982. Lalu 20 tahun kemudian, Inggris menghapus penghalang pajak untuk produk yang sesuai dengan syariah, yang bertindak sebagai insentif bagi investor dan penjamin emisi.

Hal ini berpengaruh pada kebijakan di tahun-tahun berikutnya. Pada 2004, FSA menyetujui bank Inggris pertama yang benar-benar Islami. Pun, di 2017, , Inggris mempunyai lebih banyak bank dan kreditur Islam dari negara Barat lainnya. Perbankan lokal juga telah meluncurkan sejumlah produk yang sesuai dengan syariah seperti rekening tabungan individu, deposito, skema pensiun dan rencana pembelian rumah.  Lalu pada April, perusahaan teknologi keuangan Islam berbasis di London, Yielder telah menjadi perusahaan pertama yang mendapat persetujuan peraturan di Inggris.

Kekuatan Kompetitif London

Mengapa potensi keuangan Islam di London begitu tinggi? Terlepas dari jumlah bank yang menyediakan produk Syariah, London memiliki ekosistem finansial yang sempurna -pasar utang dan ekuitas yang besar dan likuid, profesional berkualitas- pengacara dan bankir, regulator keuangan berorientasi bisnis dan pasar yang dikembangkan untuk instrumen manajemen risiko, seperti derivatif dan asuransi.

London Stock Exchange adalah tempat global utama untuk penerbitan sukuk. Menurut situs resmi LSE Group, lebih dari 48 miliar dolar AS telah meningkat melalui 65 penerbitan obligasi investasi alternatif di London Stock Exchange. Juga, London Stock Exchange mencakup sejumlah dana yang dirancang untuk investor yang mematuhi prinsip-prinsip keuangan Islam seperti Seri Indeks Ekuitas FTSE Sharia Global.

Dalam beberapa tahun terakhir, London telah berada di garis depan inovasi di bidang FinTech seperti cryptocurrencies, crowdfunding, layanan pembayaran, dan lainnya. Beberapa inovasi FinTech ini dapat dikombinasikan dengan keuangan Islam untuk menghasilkan produk yang lebih murah, lebih cepat dan pelayanan kepada pelanggan yang lebih personal. Pasar keuangan Islam di Inggris memiliki potensi tinggi karena saat ini ada sekitar 3 juta Muslim yang tinggal di Inggris. (rol)

BERITA TERKAIT