Lima Bulir Sikap Aliansi Merah Putih Terhadap Agresi Rusia ke Suriah

Lima Bulir Sikap Aliansi Merah Putih Terhadap Agresi Rusia ke Suriah

0 44

ALHIKMAHCO,– Invasi militer Rusia ke wilayah Suriah sejak malam 30 September 2015 telah memperburuk kondisi kemanusiaan di Suriah. Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), tercatat sebanyak 55.219 orang telah tewas akibat tragedi kemanusiaan di Suriah sejak 1 Januari sampai 31 Desember 2015. Warga sipil menempati jumlah korban terbanyak, lebih dari 20 ribu orang.

Mencermati kondisi tersebut, Aliansi Merah Putih Peduli Suriah (AMPPS) mengutuk intervensi militer Rusia ke Suriah yang telah memperburuk kondisi kemanusiaan di Suriah. “Kami menolak klaim Rusia yang masuk ke Suriah untuk memerangi kelompok tertentu, padahal faktanya korban terbesar dari serangan Rusia justru adalah rakyat sipil,” ungkap Kordinator AMMPPS, Wisnu Teguh Tri Kuncoro, Jumat (08/01/2016)

AMPPS juga menuntut Rusia untuk menghormati hak-hak sipil rakyat Suriah yang dilindungi Hukum Internasional. Mereka Mendesak agar Rusia menghentikan invasi militernya di Suriah karena terbukti telah menghancurkan kondisi kemanusiaan di Suriah, dan membunuh ribuan warga sipil.

“Karenanya, kami mendesak Mahkamah Pidana Internasional untuk menyeret Vladimir Putin ke pengadilan internasional sebagai penjahat perang dan kemanusiaan,” pungkas Wisnu, yang juga Sekjen Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) ini.

AMPPS ini aliansi yang didukung oleh banyak lembaga. Di antaranya, Forum Indonesia Peduli Syam, Majelis Az-Zikra, Sinergi Foundation, Sapa Islam, Road 4 Peace, Auction4Humanity, Charity4Syria, Human Right Care for Palestine, Islampos Aid, Mahasiswa Pecinta Islam, Syam Organizer, KAMMI, Sahabat Al Aqsha, Sahabat Suriah, Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), World Human Care, Hilal Ahmar Society Indonesia. [] (Nurull/alhikmah/rilis)