Lembaga Filantropi pun Bantu Korban Gempa Nepal

Lembaga Filantropi pun Bantu Korban Gempa Nepal

0 47

ALHIKMAH.CO,– Solidaritas bantu bencana Nepal terus berdatangan dari pelbagai kalangan. Tak terkecuali lembaga filantropi seperti Rumah Zakat (RZ), PKPU, dan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Ketiganya, selain memberikan bantuan tenaga, juga penggalangan dana masih terus digalakan dan dikerjasamakan dengan pihak lainnya.

“Relawan yang sudah sampai di sana, selain bantu evakuasi mereka juga koordinasi dengan relawan setempat untuk melakukan assessment, menganalisa kebutuhan yang paling mendesak,” ujar Marketting Creative Department RZ, Ria saat ditemui Alhikmah di kantornya.

Ria menambahkan, selain itu, RZ juga mengirimkan bantuan berupa 10 ribu kornet yang telah dikirimkan berbarengan dengan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat (01/05/2015).

Sementara ACT, Setelah pada Senin (27/04/2015) malam memberangkatkan tiga orang relawannya juga akan mengirimkan relawan di kloter kedua dengan jumlah lebih banyak. Pengurus ACT cabang Bandung, Adi mengatakan kepastiannya tergantung dari hasil pendataan dari relawan yang sudah di sana. butuh berapa relawan lagi, dan keperluan apa yang sifatnya sangat penting untuk pengungsi.

“Jadi istilahnya tiga orang yang sudah berangkat ini menjadi pembuka jalur seperti apa keadaan di sana,” lanjut Adi.

“Kemarin di bantuan pertama juga kita memang lebih banyak bawa bantuan di obat-obatan dan pangan, termasuk juga penyediaan air bersih di sana. Fokusnya, lebih menangani korbannya, kebutuhan-kebutuhan para pengungsi, karena memang jumlah yang selamat alhamdulillah banyak,” ungkap Adi.

Baik Adi maupun Ria, sama-sama berharap bantuan yang diberikan tidak menjadikan masyarakat Indonesia berhenti untuk membantu. Ia menyinggung perhelatan Konfrensi Asia Afrika kemarin sebagai semangat solidaritas membantu Nepal. “Antusiasme luar biasa dari warga Bandung dalam acara KAA, mudah-mudahan antusiasme saat membantu Nepal pun bisa sama luar biasanya,” pungkas Adi.

Sementara Ria mengatakan bantuan yang diberikan semoga bermanfaat bagi warga Nepal, dan Indonesia terus memberikan bantuan sampai tuntas, tidak sekadar evakuasi. Karena menurutnya, yang paling sulit itu recovery-nya. “Harapan dari kami tidak hanya membantu saat-saat genting saja, tapi pasca keadaan genting pun kita bisa membantu,” pungkas Ria. (Dita/ed.pipin/Alhikmah)