Kyai Miftah Ajak Jamaah Mengingat Kebesaran Allah dari Fenomena Gerhana

Kyai Miftah Ajak Jamaah Mengingat Kebesaran Allah dari Fenomena Gerhana

0 60

ALHIKMAH.CO,– Fenomena Gerhana Bulan Total yang terjadi, Sabtu (04/04/2015) atau bertepatan dengan 14 Jumadil Akhir 1436 Hijriah ditanggapi Kyai Miftah sebagai momentum mengingat kebesaran kekuasaan Allah.

“Ini salah satu sunnah Rasulullah yang dianjurkan. Ini sudah menjadi satu ajaran Islam dalam menyikapi satu kejadian yang luar biasa, misalnya saat ingin turun hujan maka shalat istisqa, atau hari raya dengan shalat ied,” ucap Kyai Miftah membuka tausiyahnya di Masjid Agung Trans Studio Mall.

Menurut Kyai Miftah, peristiwa gerhana ini merupakan tanda kebesaran Allah. Memang dalam Al Quran ribuan kali Allah menerangkan hal-hal yang berkaitan dengan alam. Ia mengutip pendapat ulama, bahwa seperlima dari isi Al Quran itu adalah petunjuk menyikapi, mengelola, dan memanfaatkan alam.

Alam ini, imbuh Dewan Pembina Sinergi Foundation, juga merupakan makhluk yang diciptakan Allah agar bisa dimanfaatkan manusia di jalanNya, bukan untuk disembah. Keberadaan alam ini, khususnya di Indonesia harus disyukuri, dan menjadi tanda-tanda kebesaran Allah dengan membaca segala kejadian yang terjadi.

“Karena lewat ciptaanNya lah kita sebagai manusia bisa memahami betapa Allah itu Maha Besar,” lanjutnya.

Kyai Miftah juga mengatakan, dari shalat gerhana  yang dilaksanakan Rasulullah, umat muslim bisa mendapatkan pesan kelurusan tauhid. “Semangat tauhid merupakan dasar dari seluruh ajaran Islam. Tidak hanya meyakini tiada pencipta selain Allah, tapi tauhid juga harus dimanifestasikan di kehidupan sehari-hari. Tauhid harus membuahkan sikap, semua yang kita punya, sejatinya milik Allah, dan menjadi bekal untuk beribadah kepada Allah,” ucap Kyai Miftah.

“Alam ini disiapkan untuk manusia, karena itu sebagai bangsa Indonesia mempunyai kewajiban untuk menjaga anugerah ini dengan mengelola alam dengan petunjuk Allah. Untuk kemashlatan putera bangsa sekarang dan yang akan datang. Itulah semangat yang harus disikapi dari fenomena ini,” tandas Ketua MUI Bandung ini. (pnurullah/alhikmah)