Ketum MUI Bandung: Bangun Ekonomi Umat dengan Prinsip Taawun

Ketum MUI Bandung: Bangun Ekonomi Umat dengan Prinsip Taawun

0 35

ALHIKMAHCO,– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung Prof. Dr. KH Miftah Faridl mengatakan bahwa umat Islam harus saling bahu membahu membangun ekonomi umat dengan prinsip saling menolong (taawun).

“Membangun ekonomi umat harus dimulai dengan prinsip taawun. Contoh sederhana kita berbelanja produk di tempat umat Islam dengan niat membantu perekonomiannya. Insya Allah kita berpahala karena niat membantu saudara muslim juga,” kata KH Miftah Faridl dalam silaturahim bertajuk ‘Sharing Economy Perspektif Syariah’ yang dihelat Sinergi Foundation di Hotel Grand Pasundan Bandung, Sabtu (6/5/2017).

Sebagai Ketua MUI, ia mendapat laporan dari daerah bahwa banyak kaum muslimin murtad lantaran permasalahan ekonomi. “Karenanya taawun ini penting, salah satunya untuk membentengi akidah kita,” kata Ketua Dewan Pembina Sinergi Foundation ini.

Kiai Miftah pun menegaskan bahwa Rasulullah hidup menjadi pengusaha hingga usia 40 tahun. “Baru setelah itu menjadi Nabi dan Rasul,” katanya.

Pun dengan masuknya Islam ke Nusantara, menurut Kiai Miftah kebanyakan para pengusaha asal Arab memiliki peranan penting dalam mendakwahkan Islam hingga mayoritas penduduk Indonesia kini beragama Islam.

“Ke depan, kita harus bangun langkah strategis antara para dai, ustadz dengan pengusaha,” pungkasnya.