Kemenag Bandung Siapkan Pengajar Untuk Program Magrib Mengaji

Kemenag Bandung Siapkan Pengajar Untuk Program Magrib Mengaji

0 77

ALHIKMAH.CO— Kementerian Agama Kota Bandung ikut andil dalam menyosialisasikan dan menyediakan pengajar untuk Program Magrib Mengaji. Hal tersebut diungkapkan Linda, staf Bagian Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD PONTREN) Kemenag Kota Bandung.

(baca: Pemkot Bandung Segera Luncurkan Program Magrib Mengaji)

“Selain sosialisasi, kami juga yang mengadakan gurunya. Kita kan punya banyak guru. Guru TPAQ itu ngajarnya pagi, dan sorenya juga mereka ngajar DTA (Diniyah Takmaliyah Aaliyah) biasanya. Selain itu juga, program ini hampir sama dengan program DTA,” ujar Linda.

(baca: Program Magrib Mengaji Juga Berbasis Aplikasi Android)

Meski dikatakan hampir sama, namun diakui Linda program Magrib Mengaji tidak akan mengganggu DTA. Artinya jika masjid sudah ada DTA, maka tidak akan masuk program magrib mengajinya.

“DTA kan biasanya diadakan setiap bada magrib. Jadi kalau sudah ada DTA, berarti sudah ada pengajian, Magrib Mengajinya tidak masuk. Sedangkan bagi masjid-masjid yang belum ada kegiatan diupayakan untuk menggalakan magrib mengaji ini,” jelasnya.

Diakui Linda, di Kota Bandung sendiri sudah ada sekitar 1800 DTA, yang setiap bada magrib mereka mengadakan pengajian. Meski tidak selalu mengaji Al-Quran, dalam DTA ada pelajaran bahasa Arab, akidah akhlak, fiqh, sejarah Islam, dan lain sebagainya. DTA ini sifatnya seperti sekolah agama. (dita/alhikmah).

.