Kemenag Akui Perlu Ada Pembenahan Data Madrasah

Kemenag Akui Perlu Ada Pembenahan Data Madrasah

0 37

ALHIKMAH.CO,– Kementrian Agama, melalui Ditjen Pendidikan Islam mengakui penyediaan data tentang madrasah belum valid dan akurat. Karenanya perlu ada data terbaru untuk meningkatkan anggaran pendidikan madrasah.

“Masalah utama kita adalah validitas data yang dimiliki. Seperti jumlah Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Kebutuhan jumlah ruang kelas, berapa yang rusak. Atau berapa sarana laboratorium yang dibutuhkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah,” papar Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, M. Ishom Yusqi, Rabu (10/06/2015).

Diakui M. Ishom Yusqi, anggaran pendidikan Islam saat ini masih sangat terbatas. Jika hanya menggunakan anggaran yang ada, Ishom memprediksi, berpuluh-puluh tahun lagi madrasah baru tersentuh mendapatkan ruang kelas baru dan rehab.

Dijelaskan lebih lanjut, total anggaran pendidikan nasional 2015 sekitar 445 Trilyun (20 persen anggaran pendidikan). Kementerian Pendidikan Kebudayaan 53 Trilyun, Kementerian Dikti dan Riset 44 Trilyun, Kementerian atau lembaga lain yang menjalankan fungsi pendididkan 10 Trilyun dan Kementerian Agama RI baru sekitar 48 Trilyun.

Terkait dengan hal ini, Ishom Ysuqi meminta kepada para Kasi Sarpras Bidang Pendidikan Madrrasah Kanwil Kementerian Provinsi, untuk serius menggarap data dan membuat road map untuk 25 tahun ke depan disertai dengan rencana per tiap tahun anggaran. (pnurullah/alhikmah)