Kedudukan Istimewa Palestina di Mata Allah dan Rasul-Nya

Kedudukan Istimewa Palestina di Mata Allah dan Rasul-Nya

0 54

ALHIKMAHCO,– Palestina merupakan negeri istimewa, baik di sisi Allah, maupun di sisi Rasulullah. Kedudukan negeri ini sama dengan Makkah dan Madinah. Begitu kuat kedudukan Palestina, hingga tercantum dalam QS Al Isra: 1, saat Allah menyegerakan Rasul-Nya dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Kejadian ini yang kemudian disebut Isra Mi’raj.

Hal tersebut dituturkan oleh Abdairahman H.A Jaber, seorang tokoh agama asal Palestina. “Perjalanan Isra Mi’raj ini merupakan perjalanan istimewa yang pernah dicatat sejarah. Perjalanan yang mengandung hikmah yang luar biasa. Sebenarnya bisa saja Allah menaikkan langsung Nabi Muhammad ke langit ketujuh tanpa melalui masjidil Aqsa. Karena ini merupakan bagian dari aqidah umat Islam. Maka ini harus tertanam dalam diri umat Islam,” jelasnya, di Pusdai Bandung, Rabu (31/5/2017).

Selain dalam Al Quran, ujarnya, Masjidil Aqsa pun disebutkan dalam hadits-hadits. Rasulullah menaruh perhatian yang luar biasa pada Masjidil Aqsa. Ketika mendapat perintah untuk melaksanakan shalat di Makkah, Nabi menghadapkan wajahnya ke Masjidil Aqsa selama 16 atau 17 bulan, hingga kemudian turun perintah dari Allah untuk menghadapkan wajah Rasulullah ke Masjidil Haram.

“Perpindahan kiblat ini bukan menunjukkan keberkahan dan kesucian Masjidil Aqsa hilang, sebab Masjidil Aqsa diabadikan dalam Al Quran hingga hari Kiamat,” paparnya.

Kendati kemuliaannya diakui, katanya, kondisi Palestina sudah demikian berbeda. “Kini, para ulama Palestina sepakat mengeluarkan fatwa untuk melarang muslim mendatangi Masjidil Aqsa dengan menggunakan visa Israel. Karena dengan menggunakan visa Israel sama saja dengan mengakui Masjid Al Aqsa milik orang Yahudi,” katanya.

Sebab itu, ia menilai hal yang harus dilakukan adalah membebaskan Masjidil Aqsa, setelah itu mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Rasulullah. Umat Islam, jelasnya, bisa memberikan dukungan dari segi politis, harta, dan aspek lainnya demi membebaskan Palestina dari cengkraman Israel. (Nurma/ed. agh)