Kata Ketua MUI Kota Bandung Tentang Bihun Bikini

Kata Ketua MUI Kota Bandung Tentang Bihun Bikini

0 80

ALHIKMAHCO,– Beredarnya makanan merk Bihun Kekinian (Bikini) meresahkan masyarakat. Pasalnya, kemasan produk tersebut dianggap sarat unsur pornografi. Kejadian ini juga memancing tanggapan dari ulama besar, sekaligus ketua MUI Bandung, KH Miftah Faridl.

Menurutnya, kreativitas dalam berdagang tidak boleh kebablasan. Apalagi, jika produk itu cenderung membuat orang berbuat zina. Ustaz Miftah mengaku miris dengan banyaknya pebisnis yang memanfaatkan vulgarisme sebagai daya tarik dalam perdagangan. Padahal dalam Islam, hal tersebut tidak diperbolehkan.

“Kita tidak boleh berbuat sesuatu yang membangkitkan birahi, dan membuat orang berbuat zina. Itu dilarang dalam Islam. Ditambah, berbahaya jika anak-anak membacanya,” tutur ketua dewan pembina Sinergi Foundation ini, ditemui Alhikmah di Masjid PLN Cikapundung, Jumat (5/8/2016).

Ia melihat, produsen merk Bikini ini menyalahgunakan kreativitasnya. Sengaja, memancing masyarakat agar kaget dan reaktif. Ustaz Miftah pun mengimbau produsen bersangkutan untuk mematuhi etika dan norma sosial sekitar dalam memperdagangkan barangnya. Terlebih, jika seorang muslim, Ustaz Miftah berharap ia memperhatikan rambu-rambu agama.

“Isinya halal, publikasinya juga harus halal dan etis. Jadilah pebisnis yang cerdas, juga moralis,” katanya.

Menutup perbincangan, ia juga meminta umat Islam, sebagai konsumen, tidak turut membantu produk yang bertentangan dengan agama ini dengan cara membelinya. “Tidak boleh bertolong-tolongan dalam dosa dan maksiat. Kita harus mendorong orang lain berbuat baik, termasuk dalam urusan berbelanja,” pungkasnya. (Aghniya/Alhikmah)