JITU Pertanyakan Relevansi Kunjungan 5 Jurnalis Indonesia ke Israel

JITU Pertanyakan Relevansi Kunjungan 5 Jurnalis Indonesia ke Israel

0 70

ALHIKMAHCO,– Ketua Umum Jurnalis Islam Bersatu (JITU) Agus Abdullah secara tegas mempertanyakan signifikansi dan relevansi kunjungan lima jurnalis Indonesia ke Israel. Ia juga menyebut kelima jurnalis ini tidak sensitif terhadap sikap pemerintah kepada negeri penjajah itu.

“Kunjungan kelima jurnalis Indonesia ke Israel ini kemudian menjadi perbincangan masyarakat. Mereka yang menemui PM Israel ini tidak sensitif terhadap sikap masyarakat dan pemerintah Indonesia,” ujar Agus saat ditemui di Sekretariat JITU di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (31/03/2016).

Agar bisa melihat secara utuh maksud undangan dari Israel itu, menurut Agus, harus meninjau kronologi hubungan Israel-Indonesia akhir-akhir ini.

Mahasiswa Pascasarjana Kajian Timur Tengah Universitas Indonesia ini menganalisis undangan terhadap kelima jurnalis ini merupakan respon ‘serangan balik’ Israel kepada Indonesia. Pertama, adanya pertemuan KTT Luar Biasa OKI pada tanggal 6-7 Maret 2016.

“Pertemuan itu menghasil sejumlah keputusan terkait kemerdekaan Palestina dari penjajah Israel, meskipun dengan two-state solution (Solusi Dua Negara),” katanya.

Kedua, Jokowi merespon KTT Luar Biasa OKI dengan mengeluarkan statemen boikot terhadap produk-produk Israel yang diproduksi di wilayah pendudukan Israel.

Ketiga, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada 16 Maret 2016 tidak mendapat izin terbang melintasi wilayah udara Israel untuk meresmikan kantor Konsul Kehormatan Indonesia untuk Palestina di Ramallah.

Awalnya, Menteri Retno direncanakan pergi ke Ramallah dari Amman, Yordania dengan menggunakan helikopter. Namun, izin fly over tidak diberikan Israel, sehingga peresmian Konsul Kehormatan akhirnya dilakukan di Amman.

“Maka dari itu, kunjungan lima jurnalis Indonesia ke Israel sangat bertentangan dengan sikap politik dan konstitusi Indonesia yang sejak awal menentang penjajahan,” tandasnya.

Pada Senin, 28 Maret 2016, PM Israel Benyamin Netanyahu menerima kunjungan delegasi wartawan Indonesia. Mereka adalah  Heri Trianto (Bisnis Indonesia), Abdul Rokhim (Jawa Pos), Y. Tomi Aryanto (Tempo), James Luhulima (Kompas), dan Margareta (MetroTV).  (pn/Alhikmah/rilis)