Jeda Gelar Perkara, Para Ulama Pilih Dahulukan Shalat Berjamaah Ketimbang Diwawancara

Jeda Gelar Perkara, Para Ulama Pilih Dahulukan Shalat Berjamaah Ketimbang Diwawancara

0 406

ALHIKMAH.CO- Tepat pukul 15.00 WIB, Gelar Perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dilaksanakan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2016) memasuki waktu break atau jeda kedua.

Pantauan JITU News Agency (JNA) di lokasi, sejurus kemudian terlihat beberapa petinggi Kepolisian keluar dari Gedung Rupatama dan langsung dihampiri oleh awak media untuk diwawancara.

Tak terkecuali, yang juga terlihat keluar dari ruang gelar perkara adalah para ulama dan habaib yang menjadi saksi ahli dari pihak pelapor.

Mengenakan gamis serba putih, Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab dan beberapa ulama Pengurus GNPF-MUI, seperti Bachtiar Nasir dan Zaitun Rasmin secara terpisah berjalan keluar Gedung menuju Masjid Al-Ikhlas yang berada di kompleks Mabes Polri, sekitar 50 meter dari Gedung Rupatama.

Namun, karena adzan telah usai berkumandang. Ulama dan Habaib langsung menyegerakan langkah menuju masjid dan menunda permintaan awak media yang menghampiri untuk dimintai keterangan.

“Saya shalat dulu,” ujar Bachtiar kepada wartawan yang menghampirinya seraya bergegas.

Setibanya di masjid, pantauan Jurnalis Islam Bersatu, usai berwudhu para ulama dan habaib mengambil tempat di barisan depan shaf sholat.

Setelah mendirikan sholat sunnah qabliyah 2 raka’at, terlihat para ulama dan habaib khusu’ berdoa. Pun juga saat jama’ah shalat Ashar mulai meninggalkan masjid, Habib Rizieq terlihat masih khusu’ menangadahkan tangan ke atas.

Sekira Pukul 15.50 WIB, para ulama dan habaib meninggalkan masjid Al-Ikhlas dan langsung memberikan keterangan kepada awak media yang telah menunggu.

“Gelar perkara berjalan kondusif, sekarang masih berlangsung. Nanti kalau sudah selesai kita gelar konpers,” ucap Habib Rizieq menanggapi pertanyaan wartawan. Saat ini, Gelar Perkara masih berlangsung dan dikabarkan akan selesai sekitar pukul 20.00 WIB malam.

reporter: Yahya, anggota Jurnalis Islam Bersatu (JITU)