Iwel: Pahami Tantangan Mendidik Anak

Iwel: Pahami Tantangan Mendidik Anak

0 48

ALHIKMAH.CO,– Membangun keluarga itu merupakan tantangan yang luar biasa. Mengapa? Karena dari satu generasi ke generasi lain memiliki ragam problematikanya. Demikian ungkap stand up motivator, Iwel Sastra saat menjadi pembicara di Gathering and Islamic Parenting – Sinergi Foundation.

“Orang tua kini mau tak mau harus melek terhadap sesuatu yang baru. Untuk apa? Untuk memahami bagaimana cara mengontrol itu semua,” kata Mas Iwel Ahad (18/01/2015).

“Dan, tantangan terbesar orang tua kini adalah teknologi, khususnya teknologi komunikasi. Di mana gadget mutakhir yang support pelbagai aplikasi komunikasi (jejaring sosial) makin banyak dan kian mudah didapatkan,” lanjutnya.

Jika orang tua tidak melek, dan membimbing anak dalam menggunakan gadget tersebut. Alih-alih bermanfaat, yang ada justru sebaliknya. Anak akan dengan mudah terkontaminasi hal-hal negatif yang belum saatnya ia ketahui. Bila sudah seperti itu, ia akan berubah menjadi orang yang sulit diatur (mengubah akhlak). Atau rawan baginya mengalami hal-hal negatif lainnya.

“Sekali lagi bukan ditidakbolehkan, melainkan diawasi. Dengan terus menjalin interaksi komunikasi yang persuasif dan massif,” ungkap alumnus Fisip UI ini.

Dalam kesempatan ini pun, Iwel mengungkapkan penting bagi orang tua untuk bisa mengetahui mimpi anak-anaknya sedari dini. Agar orang tua, lagi-lagi bisa mengarahkan mimpi-mimpi itu ke arah yang lebih baik dan diridhoi Allah.

“Mimpi seperti apa yang baik untuk anak-anak? Dalam Islam, ternyata mimpi yang baik itu sudah diajarkan quran dalam doa yang sangat terkenal sekali, Rabbana atina fii dunya hasanah, wa fill akhiroti hasanah…,” ucap Iwel.

Doa ini, imbuh Iwel, memiliki makna menanamkan kepada anak-anak kita untuk menjadi orang yang bermanfaat. Bukan sekadar orientasi dunia tapi juga akhirat. Iwel yakin, bila ini sudah ditanamkan, segencar apa pun serangan media globalisasi, tidak akan mempan. Karena anak sudah diberikan pondasi kuat untuk menjadi bermanfaat. Mimpinya kelak akan menjadi sesuatu yang bermanfaat. Pun ketika memiliki gadget, akan digunakan sebaik dan sebermanfaat mungkin.

Karena itu, hal yang harus dilakukan orang tua guna menyukseskan mimpi-mimpi anak-anaknya adalah; mengarahkan, mendampingi, dan mengomunikasikannya dengan baik. “Bimbing ia menuju mimpi yang diinginkannya. Dampingi anak agar bisa membedakan mana yang benar dan salah. Berikan argumentasi yang dapat diterima sesuai usianya. Lalu jembatani kedua hal tadi dengan komunikasi persuasi yang baik. Berisi, mengarah tapi disampaikan dengan penuh kelembutan,” pungkas Iwel menutup sesinya.(pnurullah/alhikmah)