Islamic Medical Service dan Jasa Marga Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Tiga...

Islamic Medical Service dan Jasa Marga Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Tiga Terminal

0 30

ALHIKMAH.CO,– Dalam rangka peringati Hari Angkutan Nasional setiap 24 April, Islamic Medical Service (IMS), lembaga layanan kesehatan nasional milik ormas Hidayatullah, bekerjasama dengan PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek menggelar Layanan Kesehatan Gratis di tiga terminal. Yakni Terminal Bekasi, Pulogadung, dan Kampung Rambutan.

Layanan kesehatan gratis ini melingkupi pengobatan gratis, pemeriksaan lab, serta pembagian paket P3K untuk pengemudi angkutan umum. Pada kegiatan ini IMS menurunkan tiga dokter, tiga perawat, dan dua unit ambulans.

Untuk layanan kesehatan gratis di terminal Bekasi berlangsung Selasa (28/4), terminal Pulogadung berlangsung Rabu (29/4), dan terminal Kampung Rambutan berlangsung Kamis (30/4). Kegiatan ini dimanfaatkan betul oleh para pengemudi, kenek, dan masyarakat sekitar Terminal.

GM Community Development Program Jasa Marga Enkky Sasono dalam sambutannya mengatakan program ini merupakan tanggung jawab sosial dari Jasa Marga. Menurunya, kegiatan ini juga sebentuk upaya pihaknya tingkatkan kesadaran para pengemudi beserta kru akan pentingnya kesehatan dan keselamatan dalam berkendara.

“Kendaraan sehat, layak jalan. Semuanya berfungsi, rem, lampu, dan lain-lain. Selain itu orangnya juga harus sehat. Supirnya, keneknya sehat,” ujar Enkky, Selasa (28/4) pagi.

Sementara Direktur IMS, Drg Fathul Adhim mengatakan acara ini kali keduanya diselenggarakan oleh IMS. “Pada tahun 2013 kami selenggarakan di Terminal Kampung Rambutan,” jelas Fathul.

Menurut Fathul, pada pelaksanaan tahun 2013 kebanyakan penyakit yang diderita para pengemudi angkutan umum adalah tingginya tensi darah. “Mungkin  karena banyak bergadang, sewa sepi, dan macet di jalan. Juga kurang istirahat,” katanya.

Dinas Perhubungan Kota Bekasi, yang diwakili Fatikhun, menyambut baik kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bernilai bagi kami. Kegiatan ini jangan hanya sekali saja. Paling tidak tiga kali dalam setahun,” harap Fatikhun. (pnurullah/alhikmah/rilis)