Innalillahi, Anggota Dewan Pendiri IDC Berpulang ke Rahmatullah

Innalillahi, Anggota Dewan Pendiri IDC Berpulang ke Rahmatullah

0 67

ALHIKMAH.CO,– Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, keluarga besar IDC berduka cita yang mendalam atas wafatnya Ustadz Zulkifli Lc, MA, salah satu anggota Dewan Pendiri IDC, Ahad pagi (15/2/2015). Ustadz kelahiran Lampung 39 tahun silam ini meninggalan seorang istri, dr Atinah dan tiga orang anak yang masih balita, Taqiyudin (3) Latifah (2,5) dan Azizah (1).

Semasa hidupnya, alumnus Pesantren Al-Muttaqin Jepara dan Universitas Islam Madinah ini sukses memersembahkan sejumlah karya besar yang sangat bermanfaat untuk dakwah dan kemaslahatan umat Islam. Di bidang kesehatan, ia mendirikan Akademi Thibun Nabawi (ATHIN) bersama para rekan perjuangannya di Islamic Center Al-Islam Bekasi. Di bidang dakwah, karya monumentalnya adalah ensiklopedi digital terjemah kita Hadits 9 imam yang diterbitkan oleh Lidwa Pusaka. Di bidang sosial, ia turut membidangi lahirnya Infaq Dakwah Center (IDC). Dalam bidang pendidikan, ia merintis berbagai lembaga pengkaderan Islam, antara lain SMP Tahfizh Darul Munir Bekasi dan pesantren Zaid bin Tsabit Poncol, Bekasi Utara.

 

Segudang Karya Dakwah Ustadz Zulkifli

Di mata Ustadz Farid Ahmad Okbah Lc, MA, salah satu anggota Dewan Pembina IDC, Ustadz Zulkifli adalah sosok pecinta ilmu yang sukses menjadi dai muda yang aktif dan kreatif. Tak heran jika dalam usia yang masih belia, Ustadz Zul –sapaan akrabnya– sudah menelurkan berbagai lembaga yang manfaatnya bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh kaum Muslimin.

“Ustadz Zulkifli ini perjalanan hidupnya diisi dengan pendidikan keagamaan, sampai dia lulus dari Islamic University of Madinah Al-Munawwarah, lalu melanjutkan Magister (S2) di Universitas Az Zahra jurusan Ekonomi Syariah. Setelah itu kemudian beliau berdakwah, baik sebagai dosen di lembaga pendidikan pesantren tinggi Al-Islam, beliau juga memimpin di satu bagian kegiatan yang jarang ditangani oleh umat Islam, yaitu Thibbun Nabawi. Beliau itu sebagai pelopor dan ketua jurusan Thibbun Nabawi di Al-Islam dengan lama pendidikan 1 tahun. Beliau juga seorang dai yang sangat mumpuni menyampaikan dakwah Islam di berbagai kesempatan. Selain itu beliau juga kepala sekolah Pesantren Tahfizh Darul Munir di Jatiasih, Bekasi,” papar Ustadz Farid Okbah di rumah duka, Perumahan Villa Nusa Indah 2 Bekasi, Jawa Barat, pada Ahad (15/2/2015).

Dalam muamalah keseharian, sosok Ustadz Zulkifli memiliki kepribadian yang khas. Ia adalah orang yang ramah dan murah senyum. Hampir tidak pernah berjumpa dengan rekan-rekannya tanpa melepas senyum. Bahkan hingga wafatnya, Ustadz Zul juga tersenyum.

“Kelebihan ini sering kita lihat, setiap bertemu orang beliau itu tersenyum. Seolah hidup itu tidak ada beban buat beliau. Allah pun menjadikan itu sebagai ciri khas beliau, hingga di saat beliau meninggal, ternyata wajahnya itu tersenyum. Subhanallah, itu seolah menunjukkan betapa ketulusan, keikhlasan dan kasih sayang Allah kepada beliau,” ungkap Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) itu. (pnurullah/alhikmah/rilisIDC)