Ingin Menikah, Tak Boleh ‘Melangkahi’ Kakak Perempuan

Ingin Menikah, Tak Boleh ‘Melangkahi’ Kakak Perempuan

0 317

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ummi, saya adalah seorang pria yang sudah siap menikah Namun kakak saya belum menikah. Saya diam-diam melakukan ta’aruf dengan seorang akhwat dan dia juga setuju untuk melanjutkan ke khitbah. Namun, orang tua saya mensyaratkan bahwa harus kakak dulu (perempuan) yang menikah. Orang tua saya menolak saya ‘melangkahi’ kakak saya jika menikah, padahal kakak saya tidak ada masalah apa-apa? Apa yang harus saya lakukan ummi? Orang tua menolak juga bertemu dengan calon perempuan.

(Ikhwan – Bandung)

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh

Semoga Allah Ta’ala melimpahkan kemudahan urusan ikhwan.  Sebagian tradisi kasta menjadi penghalang mudahnya menikah, ini menjadi tantangan yang sering dialami dalam proses pernikahan.  Sebenarnya tradisi itu tidak bersifat mutlak dan bisa di negoisasi, asal ikhwan bisa negoisasi kepada orang tua dengan baik dan santun.

Orang tua juga tidak mempunyai dasar yang pasti dan jelas, hanya pembicaraan dari mulut ke mulut, dari orang-orang tua ke anak-anaknya. Tidak boleh begini akibatnya begini, pantasnya seperti ini dan sebagainya.  Namun kewajiban kita untuk menghormati keputusan orang tua. Seandainya ikhwan mau bicara lebih banyak dengan orang tua, diskusi dan musyawarah, saya yakin akan ada solusi yang di dapat.

Pernikahan bukanlah perkara yang sepele, bicarakan pernikahan dengan serius dan dewasa kepada orang tua. Orang tua mungkin masih melihat kita sebagai anak kecil, atau kelihatannya bersifat kekanak-kanakan.

Orang tua akan senang kepada anaknya yang selalu membicarkan keinginanan dan masalahnya. Semua orang tua ingin anaknya bahagia begitu pula orang tua ikhwan, insya Allah Ta’ala hati orang tua akan luluh jika kita mampu berbicara dengan baik dan santun.

Islam menganjurkan kita menghormati yang tua dan menyayangi yang muda. “Bukanlah dari golongan kami orang yang tidak mengasihi dan menyayangi yang lebih muda, tidak menghormati orang yang lebih tua, dan tidak beramar ma’ruf dan nahi mungkar.” (HR. Tirmidzi)

Mungkin orang tua juga ingin membahas masalah kakak perempuan ikhwan, siapa tahu ikhwan punya solusi yang bisa mempercepat pernikahannya. Jadi ikhwan juga bisa menyelesaikan masalah kakak yang akan menyelesaikan masalah ikhwan, dua masalah selesai dalam satu langkah.

Mudah-mudahan rasa hormat kita kepada orang tua akan memudahkan urusan kita, do’akan orang tua agar hatinya lapang dengan keinginan ikhwan untuk segera menikah.

” Barang siapa yang bertakwa kepada Allah Ta’ala niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah Ta’ala niscaya Allah Ta’ala akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah Ta’ala melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah Ta’ala telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS At Thalaq : 2-3). Wallahu’alam semoga bermanfaat. [Ustadzah Mimin Aminah, Pengisi Rubrik Curhatmu Tabloid Alhikmah]

Komentar ditutup.